Gunungkidul Target Raih Adipura

WONOSARI (MERAPI) – Pemerintah Kabupaten GunungKidul memasang target meraih penghargaan Adipura, penghargaan yang selama ini belum pernah mereka raih. Karena itu, Bupati Gunungkidul Badingah, Selasa (1/4), menegaskan pihaknya pada 2018 ini berharap Kabupaten Gunungkidul bisa meraih penghargaan Adipura. “Kepada semua pihak agar bisa menjaga lingkungan serta alam dengan penuh kesadaran. Penghargaan Adipura merupakan penghargaan yang kita cita-citakan,” katanya.

Lebih lanjut Badingah berharap, dengan upaya dari semua pihak selain lingkungan bersih, pengharagaan Adipura bisa terwujud. “Saya yakin dengan kecintaan dan handarbeni semua warga masyarakat Gunungkidul bisa kita wujudkan bersama,” tandasnya dikutip Antara.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi pun ikut mengamini harapan bupati. Penghargaan Adipura tak hanya sekadar penghargaan bergengsi semata, melainkan juga sebagai salah satu bagian penting dari pembangunan pariwisata yang dilakukan Pemkab Gunungkidul.
Saat ini, hampir seluruh pariwisata di Gunungkidul sangat bertumpu pada keindahan alam. Sedang keindahan alam yang ada sepenuhnya harus dijaga, agar pariwisata juga bisa terus berkembang.

“Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, tak hanya sekedar untuk penghargaan akan tetapi juga untuk kemajuan bersama juga dalam pengembangan pariwisata,” papar Wakil Bupati.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Aris Suryanto menegaskan pula rasa optimisme untuk meraih gelar Adipura pada 2018 ini. “Kami sangat yakin bisa memenuhi harapan Ibu Bupati pada tahun ini,” lanjutnya.

Dia mengatakan, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh DLH Gunungkidul dalam menghadapi tahapan penilaian oleh tim penilai dari pusat. Di antara persiapan itu menurut Aris adalah penataan ruang terbuka hijau, pemantauan kualitas air dan udara, konservasi lahan serta pengelolaan sampah. Tak hanya pembangunan infrastruktur saja, akan tetapi juga membentuk tim serta personel untuk melakukan pemantauan setiap harinya.

“Kami mendorong terbentuknya kelompok pemulia sampah serta pengelolaan sampah mandiri, kata Aris yang menambahkan Car Free Day (CFD) yang juga menjadi persyaratan penilaian Adipura juga telah dihidupkan kembali. “Selama ini, memang CFD di Gunungkidul sempat berhenti,” ujarnya. (*)

Read previous post:
AJAK WARGA DUKUNG KETAHANAN PANGAN – Prajurit Satgas Dampingi Budidaya Tanaman

PRAJURIT Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734/ Yogyakarta yang tinggal satu hari lagi bertugas operasi di Pandeyan, Umbulharjo, melakukan pendampingan

Close