LADENI PSMP, PSIM SIAP BANGKIT-Tiga Poin Harga Mati

YOGYA (MERAPI)- PSIM Yogyakarta bertekad mengambil poin penuh di laga kedua Grup Timur Liga 2 Indonesia saat menghadapi PS Mojokerto Putra (PSMP), Selasa (1/5)  nanti di Stadion Sultan Agung Bantul. Kemenangan wajib menjadi hasil akhir agar kembali mengangkat motivasi para pemain usai di laga perdana dikalahkan Madura FC 3-1.
Di sisi lain, adanya pengurangan poin dari FIFA terkait dosa masa lalu juga jadi alasan cukup logis bagi Tim Pelatih PSIM untuk meraih kemenangan perdana di Liga 2.
Namun, Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan kemenangan bisa diraih dengan dua syarat. Pertama, koordinasi tim harus rapi. Satu hal yang cukup disorot adalah soal pertahanan yang masih berantakkan. Erwan menegaskan di laga kedua nanti pertahanan yang digalang Fandi, Arifin, Edo, dan Riskal harus jauh lebih rapi dari sebelumnya. Syarat ini ia peroleh setelah mengamati pertandingan PS Mojokerto menghadapi PSS Sleman pekan lalu di Stadion Maguwoharjo.

“Soalnya PS Mojokerto punya koordinasi tim yang bagus lalu pemain depannya cepat. Tim seperti itu bisa diantisipasi dengan kerapian kordinasi antarlini, terutama koordinasi pemain bertahan agar tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Mau tidak mau pertandingan besok kami harus bisa menang. Poin tiga harga mati,” katanya.
Syarat kedua, ujar dia, adalah baiknya komunikasi antarpemain. Saat menghadapi Madura, Erwan mengakui komunikasi pemain buruk mengakibatkan tim lawan mampu mencetak dua gol. Komunikasi antarpemain ini tidak hanya berlaku dalam kondisi bertahan namun juga menyerang. “Komunikasi buruk bikin kami kebobolan dua gol waktu di Madura. Kami terlambat menutup pergerakkan pemain depan. Selain itu penyelesaian akhir juga harus lebih baik dan matang lawan Mojokerto,” tegas Erwan.
Bermain di kandang sendiri, formasi 4-2-3-1 masih bakal jadi andalan. Namun lini tengah kehilangan Raymond yang mendapat kartu merah saat menghadapi Madura. PSIM masih punya dua pemain: Gilang dan Chandra Lukmana yang bisa mengisi lini tengah bersama Fahri. Pemain lain yang bakal absen adalah Arif Yulianto. Pemain sayap ini harus menepi selama tiga pekan setelah mendapat cedera. “Soal Raymond kami ada pengganti yang punya peluang sama. Ada Chandra Lukmana juga. Tinggal bagaimana kesiapan akhirnya saja,” sambung Erwan.

Di lini gelandang serang, tiga pemain disiapkan. Mereka adalah Crah Angger yang bakal beroperasi di sayap kiri, Hendika Arga, dan Hendri Satriadi. Sementara Ismail Haris bakal jadi ujung tombak. Selain itu masih ada Tinton Suharto di lini depan yang siap diturunkan memecah kebuntuan andai lini depan mengalami kebuntuan. “Harapan kami lini serang tidak lagi monoton. Ada variasi serangan yang bisa mengagetkan saat lawan Mojokerto. Peluang sekecil apapun harus bisa diselesaikan,” sambung Erwan.
Sementara itu Pelatih PS Mojokerto, Jamal Yastro, juga tak mau kehilangan poin. Dirinya cukup percaya diri minimal bisa menahan PSIM di depan pendukung sendiri. Soal taktik, dirinya masih akan akan mempercayakan 11 pemain utama yang diturunkan saat melawan PSS, terutama Ricky Kambuaya di lini tengah. “Kami tidak boleh lagi kehilangan poin setelah kalah lawan PSS. Minimal satu poin tapi kalau bisa tiga poin, kenapa tidak. Komposisi masih sama saja,” tegasnya.(Des)

Read previous post:
LONTONG TAHU BLORA – Pertahankan Keasliannya, Dominan Rasa Gurih

SEBAGIAN makanan khas suatu daerah, dapat mudah ditemukan di daerah lain. Satu di antaranya lontong tahu Blora, bisa ditemukan di

Close