Cegah Risiko Hipertensi Dengan Teh

MERAPI-SULISTYANTO  Teh kesehatan dapat rutin diminum untuk memperoleh aneka khasiat kesehatan.
MERAPI-SULISTYANTO
Teh kesehatan dapat rutin diminum untuk memperoleh aneka khasiat kesehatan.

TANAMAN teh dengan nama ilmiah Camellia sinensis banyak dimanfaatkan daunnya. Setelah dipetik dan melalui beberapa tahapan penting, bisa menjadi teh dan dijadikan sebagai minuman populer di masyarakat.

Minuman teh baik diminum dalam keadaan panas, hangat maupun  dingin sama-sama nikmat. Bahkan dapat dipadu bahan alami lainnya sehingga sering disebut teh kesehatan, teh sehat ataupun teh herbal. Berbagai merk teh kesehatan mudah ditemukan di pasaran, bahkan ada yang dititipkan di beberapa stasiun radio swasta.

Menurut salah satu bagian administrasi Radio Konco Tani Sleman, Dwi Ambarsari, teh dengan aneka kandungan nutrisi/zat bermanfaat bagi tubuh banyak diminati konsumen. Antara lain ada kandungan mineral kalium dapat membantu mengurangi atau mencegah risiko hipertensi (darah tinggi). Ada lagi kandungan alkoloid bisa membantu melawan sakit kepala atau migrain.

“Serat dalam teh diyakini juga bisa menyerap cairan, sehingga dapat membantu mengatasi diare, misalnya dibuat teh tubruk, dibuat lebih kental dan sedikit ampasnya termakan nggak apa-apa,” jelas Ambar.

Selain itu teh merupakan sumber alami kafein dan anti oksidan. Adapun kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Cara membuat minuman teh pun cukup sederhana, seperti dengan menyeduh daun, pucuk daun atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman teh atau Camellia sinensis dengan air panas.

Jenis teh yang cukup terkenal, lanjutnya, seperti teh hijau. Teh ini dalam proses pembuatannya, tak dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari. Namun, menggunakan teknik pengeringan secara khusus. Bahkan tak  melalui proses fermentasi, sehingga mengandung polyphenols konsentrat  tinggi. Daun teh yang dijadikan teh hijau pun biasa langsung diproses setelah dipetik.

Salah satu manfaatnya, 50 persen orang yang suka mengkonsumsi teh hijau, jarang terkena tekanan darah tinggi (hipertensi) dibanding mereka yang tak pernah meminumnya. Kandungan  polyphenol dalam teh hijau sangat berjasa, misalnya mampu menjaga pembuluh darah agar tak mengecil. Bahkan teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah terjadinya stroke.

“Ada lagi manfaat minuman teh kesehatan, antara lain diyakini cocok membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah risiko kanker, mendukung kesehatan gigi dan menurunkan berat badan berlebih,” papar Ambar. (Yan)

Read previous post:
Mey Rien Sumbang Piala untuk UNS

SOLO (MERAPI) - Laga all-UNS-final tersaji di lapangan 1 GOR Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Laga puncak di kampus seluas

Close