Melawan Madura FC, PSS Lebih Agresif

 

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman bakal menghadapi Madura FC dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Grup Timur, Rabu (2/5) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Menghadapi Madura yang di laga perdana mengalahkan PSIM Yogyakarta 3-1, Tim Pelatih PSS menginginkan para pemain lebih agresif dalam membangun serangan sekaligus kuat dalam membangun kerjasama antarlini saat bertahan. Pelatih Kepala PSS, Herry Kiswanto (Herkis) tak mau lagi para pemain kehilangan konsentrasi yang berakibat pada menurunnya tempo pertandingan.

 

“Ada waktu lebih bagi kami memperbaiki diri sebelum pertandingan kedua. Besok (hari ini, red) akan kembali latihan untuk menyelesaikan evaluasi yang didapat setelah pertandingan pertama kemarin. Kabar baiknya ya segala lini mulai terlihat kualitasnya, tidak ada gap yang terlalu jauh,” beber Herkis Jumat (27/4).

 

Herkis belum mengantungi bagaimana kekuatan Madura FC. Ia juga tak mempedulikan itu dan berfokus pada tim PSS sendiri. Evaluasi hari ini mulai diberikan pada para pemain khususnya di area tengah. Herkis menekankan para gelandang harus lebih agresif dalam membangun serangan. Komposisi gelandang PSS sebenarnya cukup mumpuni melaksanakan perintah itu. Ada Dave Mustaine yang ketajamannya mulai muncul lalu Irkham Mila, Thaufan Hidayat yang mulai menunjukkan perkembangan pesat di area sayap, Rangga Muslim, kreator serangan Ichsan Pratama, dan tentu saja Samsul Chaeruddin.

 

“Kami punya tipe gelandang bertipe menyerang yang bisa membuat PSS makin agresif. Semuanya kini bersaing dengan sehat mendapatkan posisi utama. Tidak ada yang pasti diturunkan, saya memilih yang benar-benar siap, begitu juga lawan Madura FC nanti. Tidak apa-apa bersaing, justru sangat bagus bagi tim. Soal kenapa kemarin Samsul telat dimainkan misalnya lebih kepada keputusan taktikal,” sambung Herkis.

 

Lini depan kini juga sama berbahayanya dengan para gelandang. Tiga striker PSS, I Made Wirahadi, Tambun Naibaho, dan Christian Gonzales, juga tengah memanas ketika PSS sukses meraih kemenangan perdana. Gol ketiga PSS yang dicetak Gonzales saat lawan PSMP membakar Made Wirahadi dan Tambun. Apalagi Herkis juga menjanjikan tidak akan ada jaminan atau predikat striker utama pada ketiganya. Khusus Gonzales, saat ini ia merasa pemain naturalisasi asal Uruguay teresebut masih terkendala fisik. Namun di luar itu, Herkis merasa Gonzales masih cukup berbahaya di kotak penalti lawan karena mampu memperjelas arah serangan.

 

“Untuk Gonzales, pasti akan ada latihan khusus bagi dia. Akan kami genjot lagi ke depannya sambil jalan kompetisi. Akan ada skema juga yang akan kami sumulasikan terutama bagaimana saat dia (Gonzales) dimainkan. Tapi saya ingatkan lagi, siapapun yang menunjukkan kualitasnya, dia yang akan ada di pertandingan,” kata Herkis. (Des)

Read previous post:
BARU BEBAS, PENJAMBRET BERAKSI LAGI-3 Kali Masuk Penjara Tak Bikin Jera

DEPOK (MERAPI)- Seorang residivis, LC (38) warga Yogya harus berurusan dengan Polsek Depok Timur, Jumat (27/4). Pelaku yang sudah 3

Close