PELAKU NYAMAR PEMBELI, GAGAL GASAK RP 4,2 JUTA-Wanita Pencopet Ditangkap Pedagang Pasar

MERAPI-SAMENTO SIHONO Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Mapolsek Depok Timur.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Mapolsek Depok Timur.

DEPOK (MERAPI)- Seorang perempuan, Ny EM warga Ngaglik, Sleman diringkus pedagang Pasar Colombo, Depok, Sleman setelah kepergok menyopet uang Rp 4,2 juta milik seorang pedagang, Rabu (25/4) siang.
Pelaku beraksi dengan berpura-pura belanja, kemudian mengalihkan perhatian pedagang dan menggasak tas berisi uang.
Usai dibekuk, pelaku kemudian digelandang ke Polsek Depok Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolsek Depok Timur Kompol Novita Ekasari kepada wartawan kemarin mengatakan, awalnya pelaku mendatangi Pasar Colombo dengan mengendarai motor. Dia kemudian mendatangi lapak milik Muryani (65) warga Pendowoharjo, Sleman. Saat itu, pelaku berlagak hendak membeli krecek dalam jumlah banyak guna keperluan berdagang angkringan. Saat korban sibuk menyediakan krecek, pelaku mulai beraksi mengambil tas yang berada di rak meja. Setelah berhasil mengambil tas korban berisi uang Rp 4,2 juta ini, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Namun akal bulus pelaku itu tidak berjalan mulus. Pasalnya pedagang lainnya di Pasar Colombo mengetahui perbuatan wanita dua anak tersebut. Seketika itu mereka berteriak maling. Sejumlah warga dan pedagang di dalam pasar segera meringkus pelaku sebelum meninggalkan lokasi.

“Setelah dilakukan penangkapan, pelaku langsung diserahkan ke Polsek. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” beber Kompol Novita.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ujar Novita, pelaku datang ke Pasar Colombo dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario Nopol AB 3403 ON, usai mengantar anaknya bermain futsal. Saat berada di pasar, pelaku langsung memesan 2 kilogram krecek untuk keperluan jualan.
Dikatakan Kompol Novita, pelaku belanja ke Pasar Colombo hanya dalih untuk melakukan pencurian. Pasalnya saat digeledah, pelaku hanya membawa uang Rp 112 ribu, sedangkan setiap kilogram krecek harganya Rp 90 ribu.
“Saat korban lengah, pelaku langsung mengambil tas yang berada di rak kemudian dibawa pergi dengan cara dikempit,” jelasnya.
Selain di Pasar Colombo, menurut Kompol Novita, pelaku juga pernah melakukan pencurian dengan modus yang sama di toko plastik di wilayah Kecamatan Ngaglik. Saat itu pelaku mengambil dompet berisi uang Rp 300 ribu. “Kami masih terus mendalami kasus ini, kami menduga pelaku ini sudah sering melakukan pencurian di Pasar Colombo, karena banyak pedagang yang sering menjadi korban pencurian,” jelasnya.

Menurut korban, aksi pencurian seperti ini sudah kerap terjadi di lingkungan Pasar Colombo. Korban mengaku bersyukur aksi pencurian yang menimpa dirinya berhasil digagalkan, karena di dalam tas miliknya ada uang tunai sekitar Rp 4,2 juta.
Sementata itu pelaku EM mengaku nekat melakukan pencurian lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Pekerjaannya sebagai penjual angkringan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Hasilnya hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujar EM.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Sleman khusus perempuan. Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. (Shn)

 

Read previous post:
TANTANG MADURA FC SORE INI – PSIM Waspada di Menit-menit Awal

  SUMENEP (MERAPI) - Pertandingan cukup berat bakal dilakoni PSIM Yogya dalam mengawali kompetisi Liga 2 Indonesia 2018 dengan menantang

Close