Sosialisasi Pemilu Lewat Kesenian Tradisional

Spread the love

TEMANGGUNG (MERAPI) – Menandai satu tahun sebelum digelarnya Pilpres dan Pileg 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung menggelar pentas kesenian tradisional di tujuh titik secara serentak.

Komisioner KPU Kabupaten Temanggung Ari Murti Hendrowardani mengatakan pentas kesenian tradisional sekaligus untuk sosialisasi akan digelarnya Pilpres dan Pileg secara bersamaan pada 2019. Tujuh titik yang jadi sasaran adalah Kecamatan Pringsurat, Temanggung, Selopampang, Parakan, Kledung, Candiroto, dan Gemawang.

” Sosialisasi sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui akan digelarnya pemilu dan saat ini tahapannya sudah mencapai apa,” katanya, Minggu (22/4).

Dia mengatakan pentas kesenian tradisional di masing-masing titik tersebut, antara lain kuda lumping, topeng ireng, dan soreng. Jadi kesenian tradisional itu untuk menari warga untuk berkumpul dan sekaligus melestarikan tradisi budaya. ” Warga gemar dalam melihat pentas kesenian tradisional. group yang tampil juga terpilih yang benar-benar baik dan atraktif,” katanya.

Dia menerangkan sosialisasi di Kecamatan Pringsurat berlangsung di Terminal Pingit, Kecamatan Temanggung di halaman Gedung Pemuda, Kecamatan Selompampang di halaman Balai Desa Selopampang, Kecamatan Parakan di taman kota, Kecamatan Kledung di rest area Kledung, Kecamatan Candiroto di halaman Kecamatan Candiroto, dan Kecamatan Gemawang berlangsung di halaman Kecamatan Gemawang.

Dikatakan menuturkan kegiatan sosialisasi dilaksankan melalui pentas kesenian tradisional yang sudah menjadi kegemaran masyarakat sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut dibagikan leaflet kepada masyarakat yang isinya menyampaikan pesan bahwa pemilu eksekutif dan legislatif akan diselenggarakan pada 17 April 2019.

Selain itu masyarakat juga mendapatkan stiker yang berisi gambar dan nomor partai yang bakal berkompetisi pada Pemilu 2019, yakni PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Partai Demokrat, PBB, dan PKPI.

Dia mengajak masyarakat bahwa Pemilu 2019 adalah antihoaks, antiSARA, dan antipolitik uang. Hal itu penting sebab pemilu sebagai pesta demokrasi yang harus senang dan menyenangkan. dan terpilih pemimpin yang terbaik. ” Setelah pulang bisa menyampaikan informasi tentang Pemilu 2019 kepada saudara, tetangga, atau siapa pun supaya bisa ikut berpartisipasi dalam pemilu nanti,” katanya. (Osy)

Read previous post:
LIMA Badminton CJYC Surakarta 2018 Resmi Dibuka

SOLO (MERAPI) - LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Surakarta Subconference 2018 resmi

Close