Kantor KPU Sukoharjo Banjir, Pagelaran Seni Budaya Digelar Darurat di Jalan

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat tandatangan deklarasi damai menyongsong pemilu serentak 2019. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat tandatangan deklarasi damai menyongsong pemilu serentak 2019. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo banjir. Kondisi tersebut membuat kacau acara pegelaran seni budaya menyongsong satu tahun pemilu serentak 2019, Sabtu (21/4). Panitia akhirnya memindahkan tempat darurat ke Jalan Diponegoro di depan kantor KPU Sukoharjo.

Acara yang sedianya digelar pukul 07.00 WIB akhirnya molor menjadi pukul 08.30 WIB. Panitia terpaksa mengusung tenda, meja dan kursi yang sudah terpasang di pendapa dan halaman kantor KPU Sukoharjo ke depan di Jalan Diponegoro. Meski pindah tempat namun acara tetap dapat berjalan.

Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto mengatakan, segenap panitia terkait sudah melakukan persiapan matang untuk menyelenggarakan acara pegelaran seni budaya menyongsong satu tahun pemilu serentak 2019. Namun karena pada Jumat (20/4) malam turun hujan deras membuat halaman kantor KPU Sukoharjo kebanjiran. Posisi kantor yang rendah dibanding jalan serta buruknya drainase membuat air semakin meninggi. Panitia sempat akan berusaha melakukan penyedotan air menggunakan mesin diesel namun batal karena dianggap percuma.

“Kita sudah berusaha maksimal mempersiapkan acara. Tapi apa dikata halaman kantor KPU Sukoharjo kebanjiran dan terpaksa pindah tempat ke jalan. Acara ini dihadiri Muspida Sukoharjo dan kedepan kami harap bisa ikut membantu memikirkan solusi agar kantor KPU Sukoharjo tidak kebanjiran lagi karena sudah sering banjir,” ujar Kuswanto.

Kuswanto menjelaskan, kegiatan pagelaran seni budaya sengaja digelar KPU Sukoharjo sesuai dengan instruksi KPU RI. Kegiatan tidak hanya digelar di Sukoharjo saja namun serentak diseluruh daerah di Indonesia. KPU perlu melakukan sosialisasi ke masyarakat berkaitan dengan persiapan pelaksanaan pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang.

Pada kegiatan ini tema yang diambil yakni Melalui Pagelaran Seni Budaya Membangun Pemilih Berdaulat Menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Kegiatan yang digelar di jalan raya membuat masyarakat antusias melihat secara langsung dari dekat. Beragam pentas seni disuguhkan oleh panitia seperti Wayang Suluh Demokrasi, Tari Kebo Kinul, Tari Jamu Gendong dan lainnya.

Dalam menghadapi pemilu serentak 2019 KPU Sukoharjo sudah menyatakan kesiapannya. Salah satunya melakukan deklarasi dan penandatanganan bersama melibatkan semua pihak termasuk partai politik (parpol). Keberadaan parpol tersebut memiliki peran sangat penting sebab mereka merupakan pelaku dari pelaksanaan pesta demokrasi.

KPU Sukoharjo juga melihat pentingnya peran masyarakat dan panitia terkait untuk melaksanakan pemilu serentak 2019. “Tantangan di pemilu serentak 2019 harus dihadapi dan sukses bersama. Sebab tahun depan ada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, pemilu serentak tahun 2019 memiliki makna sangat penting sebagai bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Sebab dalam pesta demokrasi tersebut rakyat akan memilih pemimpinnya untuk memimpin bangsa. Proses pemilihan harus dikawal agar dapat berjalan dengan sukses.

“Tidak hanya KPU saja namun semua elemen dan masyarakat punta peran sama penting dalam kesuksesan pelaksanaan disetiap pemilu. Tidak hanya pemilu serentak 2019 saja tapi juga pemilu berikutnya,” ujar Wardoyo Wijaya.

Bupati mengatakan, salah satu peran penting masyarakat dalam membantu kesuksesan pemilu yakni dengan menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian maka bisa menekan angka golput yang selama ini jadi pekerjaan rumah penyelenggara pemilu. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PT KAI Bayar Santunan Warga Bantaran Rel, Diberi Waktu Sepekan Kosongkan Rumah

KARANGANYAR (MERAPI) - Ratusan warga penghuni bantaran rel jalur ganda KA Solo Balapan-Kedungbanteng dan Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo ditenggat mengosongkan

Close