Jeruk Bali Rival Radikal Bebas di Tubuh

MERAPI-SULISTYANTO Jeruk Bali mempunyai beberapa manfaat kesehatan.
MERAPI-SULISTYANTO
Jeruk Bali mempunyai beberapa manfaat kesehatan.

JERUK Bali oleh sebagian warga sering disebut jeruk keprok maupun buah pamelo. Apapun sebutannya, jenis jeruk ini diyakini mempunyai cita rasa khas enak dan ada banyak manfaat bagi kesehatan.

Adanya kandungan vitamin C yang cukup tinggi, antara lain bisa membantu memperbaiki jaringan/sel tubuh yang rusak. Hal ini bahkan berlaku untuk kanker yang muncul akibat tidak stabilnya molekul radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas tersebut antara lain dipicu rokok maupun polusi udara. Alhasil, dengan rutin mengkonsumsi jeruk Bali akan menjadi musuh atau rival radikal bebas yang ada di dalam tubuh.

Penting diketahui juga, bagian yang berperan dalam menurunkan kolesterol adalah lapisan kulit berwarna putih yang melapisi isinya. Kelemahan lapisan ini rasanya agak getir dan pahit. Sedangkan kemampuan menurunkan lemak diduga akibat kandungan pektin yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jeruk lainnya. Pektin dipercaya mampu menurunkan kolesterol sekaligus mengurangi risiko sakit jantung.

Ada juga penelitian pun mengungkapkan, kandungan likopen jeruk bali cukup tinggi, yakni 350 mikrogram per 100 gram daging buah. Likopen dapat bersinergi dengan betakaroten yang banyak terdapat pada jeruk bali, sehingga secara bersama-sama dapat berperan sebagai anti oksidan. Likopen juga diyakini mampu membantu mencegah berbagai penyakit kanker, terutama kanker prostat.

Sedangkan ciri jenis jeruk Bali antara lain ukurannya lebih besar dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya. Selain itu memiliki rasa khas, yaitu kombinasi manis, asam dan sedikit pahit. Daging buahnya berwarna putih hingga merah dengan tekstur halus, rapat satu sama lain dan mengandung banyak air. Saat musim panen raya, jenis jeruk ini mudah ditemukan di pasar maupun kios-kios buah. (Yan)

 

Read previous post:
MILIKI 23 PEMAIN HADAPI LIGA 2 – PSIM Stop Perburuan, Fokus Pemantapan

  YOGYA (MERAPI) - PSIM Yogya berhenti dalam melakukan perburuan pemain dalam menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia 2018. Mantan pemain

Close