JELANG BERGULIRNYA LIGA 2 – Arif ‘Tumin’ Diragukan Tampil

 

YOGYA (MERAPI) – Meski jadwal pertandingan kompetisi Liga 2 Indonesia 2018 mundur menjadi 26 April mendatang, PSIM Yogya belum bisa dipastikan menurunkan pemain sayap andalannya, Arif ‘Tumin’Yulianto. Mantan pemain PSCS Cilacap tersebut masih dalam perawatan usai mengalami benturan dengan kiper Persik Kendal pada laga Minggu (15/4) lalu.

 

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengungkapkan, kondisi Arif ‘Tumin’ masih dalam perawatan. Untuk itu, pihaknya tak bisa menjamin pemain tersebut diturunkan saat menghadapi Madura FC pada laga perdana pekan depan.

“Kami masih menunggu perkembangan Arif ‘Tumin’. Ya cukup serius benturan yang dialami saat lawan Persik. Saya sudah mengecek sesudah pertandingan kondisinya. Memang harus dirawat intensif sehingga tidak bisa ikut latihan. Jadi kami tak mau memaksakan diri. Yang penting segera pulih dulu,” ungkapnya di Yogya, kemarin.

 

Tanpa kehadiran Arif ‘Tumin’, Erwan telah memiliki sejumlah alternatif. Di posisi sayap, tim berjuluk Laskar Mataram ini masih memiliki M Rifky Suryawan, Supriyadi ‘Eeng’ serta pemain yang baru saja mencapai kesepakatan, Ismail Haris yang memiliki posisi asli sebagai striker.

 

Selain itu PSIM mendapat tambahan pemain sayap eks Persiba Balikpapan, Hendri Satriadi yang juga telah mencapai kesepakatan dengan manajemen.

“Dengan kondisi Arif yang baru cedera kami akan coba menggeser peran Ismail di sayap. Namun, kami juga punya pilihan pada Rifky ataupun Eeng. Tergantung nanti bagaimana yang siap. Masih ada waktu kurang dari seminggu untuk melihat perkembangan anak-anak nanti seperti apa,” beber Erwan.

 

Meski demikian, pelatih berlisensi C AFC itu tak ingin skuadnya hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja. “Kami berusaha untuk bermain kolektif. Salah satu serangan memang dari sektor sayap. Memang berbeda materinya dengan musim lalu, dimana sektor sayap sangat variatif serangannya. Tapi kami coba untuk mengeksplor dari sisi lain. Termasuk umpan terobosan maupun variasi serangan lainnya,” paparnya.

 

Dengan materi pemain yang lebih dari separuh mengalami pergantian, disebut Erwan membutuhkan adaptasi untuk mendapatkan bentuk permainan ideal. “Waktu persiapan kurang dari sebulan. Saat pemantapan tim juga masih disambi dengan cari pemain tambahan lewat seleksi. Ini memecah konsentrasi tim pelatih. Namun ini jadi tantangan bagi kami. Semoga dengan waktu yang masih ada, bisa kami maksimalkan persiapan,” katanya. (Oro)

Read previous post:
PS TIRA BAWA 20 PEMAIN KE MAKASSAR – Kim dan Irfandi Absen

  BANTUL (MERAPI) - Laga pekan kelima PS Tira Bantul dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 bakal semakin sulit.

Close