681.477 Warga Karanganyar Masuk DPT Pilkada Serentak

Penyerahan berita acara penetapan DPT Pikada serentak 2018. (MERAPI-Abdul Alim)
Penyerahan berita acara penetapan DPT Pikada serentak 2018. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) membuka layanan ekstra rekam KTP elektronik di kantor KPU tiap Sabtu-Minggu mulai akhir pekan ini sampai Juni mendatang. Layanan tersebut mengakomodasi pemilih potensial yang belum terangkut Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada serentak.

Kepala Disdukcapil Karanganyar, Suprapto mengatakan, pemilih potensial yang belum terdaftar di DPT telah dipetakan. Diantaranya 1.104 penduduk dari kelompok usia wajib KTP.

“Mereka ini pelajar yang kemungkinan tidak memiliki waktu rekam data karena kesibukan di sekolah. Undangan rekam e-ktp sudah disampaikan melalui pemdes. Namun sebagian tidak sampai ke orangnya, karena mungkin sekolahnya di luar kota,” katanya usai rapat pleno rekapitulasi DPSHP dan penetapan DPT di Taman Sari Hotel, Kamis (19/4).

Waktu luang mereka berada di rumah pada akhir pekan diarahkan untuk merekam KTP elektronik. Satu perangkat rekam data sengaja dipasang di KPU. Sedangkan rekam data reguler tetap dipasang di kantor dinas dan kantor kecamatan.

Lebih lanjut dikatakan, Disdukcapil mengidentifikasi kembali 8.911 penduduk dimana 5.192 diantaranya sudah rekam data namun belum terangkut DPT sedangkan sisanya ber-KTP ganda, KTP dengan NIK lain, meninggal dunia, jompo dan belum rekam data. Setelah itu, muncul data 3.693 daftar penduduk potensial pemilih tidak masuk daftar konsolidasi bersama (DKB) 2018 oleh penyelenggara pemilu nasional.

Sementara itu, KPU Karanganyar menetapkan DPT Pilgub Jateng dan Pilbup Karanganyar sebanyak 681.477 orang dengan rincian 336.726 pria dan 334.751 wanita. Jumlah tersebut disusun dari perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 684.901 orang.

“Ini hasil perbaikan berjenjang dari desa, kelurahan, kecamatan dan masukan dari panwas dan catatan sipil,” kata Ketua KPU Karanganyar, Sri Nugroho Budi Nugroho.

Dikatakannya, penduduk potensial pemilu di DPT sudah lolos verifikasi faktual seperti berusia 17 tahun, belum cukup umur tapi sudah menikah, tidak terganggu jiwa, memiliki KTP elektronik maupun bersurat keterangan sudah rekam data KTP. (Lim)

Read previous post:
Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar Diatas Irigasi

MAGELANG (MERAPI) - Petugas gabungan dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang bersama petugas Ketentraman dan

Close