PENSIUNAN KEJAR MOBIL TASPEN KELILIING – Pertanyakan Likwidasi Bapeltarum

Mobil Taspen keliling diserbu pensiunan di halaman pemda Pati. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Mobil Taspen keliling diserbu pensiunan di halaman pemda Pati. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI ( MERAPI ) – Puluhan pensiunan menyerbu mobil Taspen Keliling yang datang di halaman kantor Bupati Pati, Rabu (11/4). Mereka menanyakan dasar likwidasi (penutupan) Bapeltarum sejak akhir Maret lalu. Mereka takut tidak mendapat pengembalian lewat transfer Taspen.

Seorang pensiunan pemda Pati, Suyoto yang ikut mengejar mobil keliling Taspen, menyatakan merasa kecewa karena tidak dapat Bapeltarum. “Ini merupakan bentuk kegaduhan. Karena pensiunan dianggap seperti tidak ada, karena ada yang dapat Bapeltarum dan yang tidak dapat” ujarnya dengan nada kesal.

“Pemerintah pusat harus segera mencarikan solusi masalah ini” tambahnya.

Sebelumnya, mobil Taspen keliling secara bergantian, setiap bulannya datang ke halaman pemkab Pati, guna melayani kepentingan para pensiunan maupun yang mau pensiun.

“Namun ternyata pada tanggal 24 Maret 2018 ada pengumuman ada likwidasi Bapeltarum. Sehingga pensiunan tidak mendapat pengembalian transfer Bapeltarum” kata seorang pensiunan, Setyo Budi Wibowo.

Sementara itu, petugas mobil keliling Taspen, Rakiman dalam penjelasanya di hadapan pensiunan mengatakan meminta para pensiunan tidak usah menanyakan ke Bapeltarum. “Nanti kalau ada trasfer Bapeltarum pasti akan dikirim. Karena pihak Taspen hanya mengirim transfer berdasarkan data dari Bapeltarum” ujarnya singkat.

Namun Rakiman memahami sikap para pensiunan yang dianggapnya gugup, karena belum mendapat penjelasan lengkap masalah aturan Bapeltarum yang terbaru. (Cuk)

Read previous post:
PEMINDAHAN WARGA PENGHUNI LAHAN PT KAI – Besaran Santunan Tak Bisa Pukul Rata

KARANGANYAR (MERAPI) - Proses penaksiran aset milik privat menyertai mekanisme pemindahan warga yang menghuni lahan PT KAI Daops VI Yogyakarta

Close