AKTIVITAS LANGSUNG BERJALAN NORMAL – Pasar Palawija Dipindah ke Besole

  MERAPI-BAMBANG PURWANTO Pasar Palawija  yang baru di kawasan Besole,Wonosari.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Pasar Palawija yang baru di kawasan Besole,Wonosari.

WONOSARI (MERAPI) – Sejumlah pedagang Pasar hasil bumi (palawija) yang semula berada di Jalan Mgr Sugiyopranoto Baleharjo, Wonoasari, Kabupaten Gunungkidul, secara resmi dipindahkan di lokasi baru Pasar Besole Kecamatan Wonosari. Proses pemindahan berlangsung lancar dan tidak menimbulkan komplain, baik pedagang lama maupun pengunjung pasar. Jutru dengan pemindahan pasar palawija di lokasi yang baru mendapat apresiasi warga.

“Kesibukan dan transaksi jual beli hasil pertanian ini relative lancar dari sebelumnya karena berada jauh dari pusat keramaian dan jalan raya,” kata Ny Sulasmi dan Suyanto pengunjung pasar Palawija Wonosari, Senin (9/4).

Pasar palawija lama yang berdekatan dengan jalan nasional di Wonosari ini sejak beberapa tahun terakhir dikeluhkan banyak pihak, karena pengunjung maupun pedagang pasar tidak bisa leluasa melakukan kegiatan. Dengan dipindahnya ke lokasi baru ini diharapkan bisa mengatasi persoalan, terlebih pasar Besole banyak kios-kios yang belum ditempati. Areanya luas dan jika pun terjadi ledakan pengunjung pasar terutama pada musim panen palawija tidak akan menimbulkan masalah.

Pengunjung pasar palawija Wonosari berasal dari berbagai penjuru, di antaranya pedagang hasil bumi dari Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Jawa Tengah.”Pasar ini buka sejak pagi hingga siang hari saat berada di lokasi pasar lama selain sempit berdekatan dengan jalan raya,” imbuh Suyanto.

Peminindahan pasar palawija ke Pasar Besole sebenarnya sudah lama diwacanakan oleh Pemkab Gunungkidul, tapi baru bisa direalisasikan pada minggu ini setelah beberapakali menimbulkan kemacetan arus lalu-lintas di sekitar pasar. Meskipun dengan menempati lokasi baru itu para pedagang harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk memiliki kios baru, tapi tidak masalah karena selain lebih leluasa lokasi baru ini tempatnya relatif lebih representatif dan di lokasi baru, saat ini tengah menjadi kawasan pertumbuhan pasar dan usaha sektor perekonomian.

Sudah banyak pedagang sayuran, makanan, kelontong, elektronik dan kebutuhan pokok lainnya mulai menggelar usaha di tempat tersebut. “Kami yakin dalam dua sampai lima tahun Pasar Besole akan menjadi puisat kegiatan usaha masyarakat,” ucap Purwanto salah satu warga Desa Baleharjo, Wonosari. (Pur)

Read previous post:
Ibu 5 Anak Jadi Penipu Ulung

YOGYA (MERAPI) - Ibu lima anak, Jv (47) warga Pakuncen, Wirobrajan, Yogya diringkus jajaran Reskrim Polsek Wirobrajan karena menggelapkan mobil

Close