WISATAWAN LAVA TOUR PATAH TULANG-Gagal Nyalip, Jip Wisata Kecelakaan

CANGKRINGAN (MERAPI)- Kecelakaan jip wisata Lava Tour Merapi kembali terjadi. Kali ini terjadi di selatan Bungker Kaliadem, cangkringan, Sleman pada Sabtu (7/4) pukul 10.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kendati demikian, seorang wisatawan jip Lava Tour, Anton Kurniawan (30) seorang mahasiswa warga Kemetiran, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta mengalami luka-luka. Hingga Minggu (8/4), korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Panti Nugroho.
“Korban mengalami pendarahan di kening bagian kiri, dan diperkirakan patah tulang tangan kanan,” ujar Kapolsek Cangkringan AKP Sutarman, kepada wartawan kemarin.

Menurut Sutarman, peristiwa itu bermula saat korban dan sejumlah rekannya menyewa satu jip wisata untuk wisata Lava Tour Merapi pada Sabtu siang. Jip kemudian melaju dari Kaliurang melaju ke selatan dan menyusuri sekitar bekas-bekas erupsi Gunung Merapi. Sesampainya di selatan Bunker Kaliadem, sopir jip bermaksud mendahului kendaraan lain di depannya. Padahal saat itu jalurnya cukup ekstrem dan sempit, namun sopir nekat mendahului. Akibatnya jip pun melaju tak terkendali hingga oleng dan penumpangnya terjatuh.
Korban Anton jatuh paling parah sehingga mengalami luka berat. Dia langsung dibawa ke rumah skait untuk mendapat penanganan medis.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) sisi barat, Dardiri kepada wartawan kemarin membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, korban diketahui mengalami pendarahan di kening bagian kiri dan sempat diperkirakan patah tulang tangan kanan.

“Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit, saat ini keadaan telah membaik sehingga bisa dirawat jalan,” jelas Dardiri.
Dirinya mengaku sangat prihatin kecelakaan yang kembali terjadi. Ia pun akan memanggil seluruh komunitas jip Lava Tour agar segera berkumpul dan memberikan pembinaan.
“Kita akan segera kumpulkan ketua komunitas dan anggotanya. Akan kami beri pembinaan agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi,” katanya.
Sebelumnya Dardiri sempat lega, karena sejumlah komunitas sudah lebih sadar akan keselamatan wisatawan dengan memasang sabuk pengaman dan helm. Kendati demikian, ia menyayangkan masih ada sopir yang ceroboh.
“Komunitasnya JAM kalau drivernya saya kurang tahu karena itu sisi timur. Saya berharap kejadian seperti ini tidak lembali terulang,” harapnya.
Kecelakaan yang melibatkan jip wisata Lava Tour Merapi bukan kali ini saja terjadi. Pada awal tahun ini kejadian serupa sempat terjadi. Bahkan satu wisatawan asa Pati harus merenggang nyawa akibat peristiwa tersebut. (Shn)

Read previous post:
MARAKNYA REKLAME LIAR-Satpol PP Gencarkan Razia

  BANTUL (MERAPI) - Sebagai aparat penegak peraturan daerah (Perda) Satpol PP Bantul akan terus melakukan razia reklame atau papan

Close