MARAKNYA REKLAME LIAR-Satpol PP Gencarkan Razia

 

Salah seorang petugas Satpol PP Bantul saat memberi kesaksian di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Salah seorang petugas Satpol PP Bantul saat memberi kesaksian di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Sebagai aparat penegak peraturan daerah (Perda) Satpol PP Bantul akan terus melakukan razia reklame atau papan informasi ilegal di wilayah Kabupaten Bantul. Hal ini dilakukan agar keberadaan reklame ilegal dan tak berizin dapat ditekan.

“Kami akan terus melakukan razia untuk menertibkan papan iklan dan reklame ilegal tak berizin,” ujar Petugas PPNS Satpol PP Bantul Andri Kusmiarno SH kepada wartawan, Minggu (8/4).

Seperti dalan razia yang dilakukan pada akhir Maret lalu petugas Satpol PP Bantul telah mengamankan 3 papan baliho reklame yang belum memiliki izin. Untuk itu petugas melakukan pendataan dan menetapkan 3 pemilik sebagai terdakwa dan mengajukan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Ketiga terdakwa antara lain seorang dosen, Suprapti SH MHum warga Warungboto Umbulharjo Yogyakarta telah memasang papan baliho reklame tanpa izin di Jalan Parangtritis. Sementara terdakwa Gurit Priyandono warga Barangan Mlatiharjo Patehan Yogya memasang reklame bilboard di Jalan Jenderal Sudirman Bantul dan Hilarus Sili Hege warga Dipan Wates Kulonprogo memasang papan reklame bilboard di Janten Ngestiharjo Kasihan Bantul.

Dalam pemasangan papan promosi dan informasi tersebut ketiga terdakwa tak memiliki izin sama sekali. Untuk itu dalam sidang tipiring hakim Rajendra SH menjerat ketiga terdakwa dengan pasal 12 ayat 2 jo pasal 17 ayat 1 Perda No 20 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Media Informasi.

Untuk itu para terdakwa dijatuhi hukuman berupa denda Rp 500 ribu subsider 3 hari kurungan. Atas hukuman denda ketiga terdakwa menyatakan bersedia untuk membayar. (C-5)

 

Read previous post:
Pencuri Gamelan Dibekuk di Rumah Pacar

  WONOSARI (MERAPI) - Ad (23) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari,Gunungkidul seperti tidak jera meskipun pernah menjalani hukuman penjara, ia

Close