Dandim 0718 Pati: Dunia Harus Diberitahu

Dandim 0718 Pati, Letkol Armed Arif Darmawan berpatroli dengan speda motor di lokasi TMMD desa Godo. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Dandim 0718 Pati, Letkol Armed Arif Darmawan berpatroli dengan speda motor di lokasi TMMD desa Godo. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Tidak seperti pejabat kebanyakan yang biasanya hanya menyampaikan laporan terbatas kepada pimpinan, namun bagi Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Armed Arif Darmawan juga mengirim apa yang dilakukan jajaranya ke segala lapisan masyarakat. “Dunia harus diberitahu” begitu prinsip komunikasi yang dianutnya.

Untuk melaksanakan apa yang menjadi prinsipnya tersebut, selain menggandeng semua awak media, maka Letkol Armed Arif Darmawan juga mempublikasikan segala perkembangan pelaksanaan TMMD Reguler ke 101 yang berlangsung di desa Godo kecamatan Winong ke banyak grup medsos, dari nomer wa pribadinya.

“Sampai detik ini pelaksanasn TMMD Reguler di desa Godo sudah diberitakan 106 kali oleh media massa” kata Dandim 0718 Pati.

“Kalau kebiasaan dunia harus diberitahu mengenai kemajuan yang dicapai anak bangsa kita, maka dunia akan semakin mengagumi Indonesia. Contoh nyata dari prinsip dunia harus diberitahu terjadi saat Indonesia menyatakan kemerdekaan 17 Agustus 1945. Betapa dahsyatnya efek dari pemberitahuan masalah kemerdekaan tersebut” kata Letkol Armed Arif Darmawan, Minggu (8/4).

Ditemui saat mendampingi anggotanya melaksanakan kegiatan di desa Godo Kecamatan Winong, Letkol Arif Darmawan secara hafal menyebut jumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Regular 101. Terdiri dari anggita Kodim 0718 sebanyak 20 orang, Satgas 110, Polres 10, Pemda 10 dan warga 57 orang.

“Sampai hari ini sudah mampu menyelesaikan betonisasi jalan 1.700 m x 2,5 m x 12 cm total panjang 200 m (11,76%). Membangun Pos Kamling 2 unit, rehab RTLH 3 rumah. Kemudian pelaksanaan jambanisasi 20 unit, serta pengobatan gratis, donor darah, pelayanan SIM, E-KTP, KK & Akte dan pelatihan Meubeler. Kemudian sasaran tambahan berupa pengaspalan Jalan 100 m x 8 m dan rehab gapura desa Godo” rincinya.

Adapun rencana pengerjaan selanjutnya, berupa pengecoran jalan 1.700 m x 2,5 m x 12 cm, memasukkan suling 8 buah & pemasangan kloset jambanisasi, melanjutkan RTLH 2 unit rumah dan melanjutkan pembangunan Pos Kamling 1 unit.

“Saya bersama anggota harus rela meninggalkan rumah sementara waktu, karena tidur di desa Godo” kata Letkol Armed Arif Darmawan sambil memegangi stang speda motor patroli. (Cuk)

Read previous post:
BPBD Karanganyar Antisipasi Retakan Tanah di Dusun Kesongo

KARANGANYAR (MERAPI) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar merancang mitigasi bencana tanah longsor di Dusun Kesongo, Desa Gempolan, Kecamatan

Close