Murid SD Dirampok Saat Naik Motor Sendirian

MERAPI-SAMENTO SIHONO Polisi memeriksa korban perampokan, Latif di Mapolsek Tempel.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Polisi memeriksa korban perampokan, Latif di Mapolsek Tempel.

TEMPEL(MERAPI)- Seorang murid SD, Muhammad Tazaka Latif (13) warga Dusun Jlopo, Pondokrejo, Tempel, Sleman, yang sebelumya dikabarkan hilang ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Jumat (6/4) dinihari. Korban mengaku sebelumnya dicegat seseorang saat naik motor, kemudian diajak ke Temanggung sebelum motornya dirampok. Dia berhasil selamat setelah minta bantuan warga usai dibuang perampok.
Menurut keterangan, Latif ditemukan di Dusun Tajem, Karangtejo, Temanggung pada Jumat pukul 02.00 WIB. Korban berhasil dijemput polisi dan diperiksa di Mapolsek Tempel kemarin petang.
Kepada wartawan di Mapolsek Tempel, pelajar kelas 6 Sekolah Dasar (SD) ini menceritakan, awalnya Kamis (5/4) sekitar pukul 11.30 WIB, ia naik motor sendirian bermaksud membeli nasi lotek di warung yang berada di Dusun Jlapan, Pondokrejo, Tempel, Sleman.

Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan Nopol AB 5152 VY. Sampai di jalan yang sepi, korban dicegat seorang pria tak dikenal. Karena masih polos, korban pun berhenti. Saat itu korban diminta pelaku mengantar ke wilayah Banaran, Magelang untuk mengambil uang. Pelaku berjanji akan memberi imbalam uang Rp 50 ribu.
Tanpa menaruh curiga, korban langsung menuruti kemauan pelaku untuk mengantar ke Banaran, Magelang. Namun dalam perjalanan, korban dibawa sampai Temanggung.  Pada pada Kamis malam, korban dan pelaku ini sampai di Dusun Tajem, Karangtejo, Temanggung. Karena saat itu sedang hujan lebat, kemudian keduanya berhenti di sebuah gubuk yang berada di kampung tersebut untuk beristirahat.
Menurut Latif, saat itu pelaku berpamitan pada korban akan mengambil plastik di Kali Progo dengan membawa motor.  Setelah satu jam pelaku tak kunjung datang, korban akhirnya berinisiatif untuk masuk ke perkampungan dan meminta bantuan. Alhasil korban yang saat itu dalam kondisi kedinginan, mengetuk pintu rumah salah seorang warga dan ditolong.

“Saya ditolong oleh warga, namun motor dibawa kabur pelaku,” jelasnya. Kasus ini membuat orangtua korban panik. Pada Kamis siang, mereka lapor ke Polsek Tempel.
Baru pada Jumat dinihari, aparat Polsek Tempel menerima telepon dari warga Temanggung yang memberitahukan keberadaan korban.  Korban yang saat ditemukan dalam keadaan lemas langsung diserahkan ke pihak keluarga.
“Korban dilaporkan hilang sejak Kamis (5/4) siang. Saat itu ada warga yang melihat dia dibawa kabur oleh orang tak dikenal,” beber Panit Reskrim Polsek Tempel Ipda Farid M Noor.  (Shn)

 

Read previous post:
Nyamar Sales Kecantikan

  MEMANG, di zaman sekarang, hidup makin sulit. Apa-apa mahal, kata orang. Bahkan acap muncul ungkapan: mencari yang haram saja

Close