GASAK LAPTOP DI POM BENSIN TEREKAM CCTV-Kunci Motor Tertinggal, Pencuri Cantik Gagal Kabur

SEDAYU (MERAPI)- Niat gadis remaja Dp (19) warga Desa Wijimulyo, Kulonprogo untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah terpaksa harus ditunda. Penyebabnya, gadis cantik ini harus berurusan dengan polisi setelah mencuri tas berisi laptop di musala SPBU UAD Jalan Wates Tonalan, Argosari, Sedayu, Bantul, Selasa (3/4). Malang bagi dia, aksinya terekam CCTV sehingga berhasil dibekuk.
Tersangka tak bisa kabur jauh lantaran kunci motornya tertinggal di musala. Dia pun tak sempat mengambilnya karena buru-buru, hingga kabur dengan menuntun motornya.

Menurut keterangan, pelaku diketahui menggasak laptop milik Eka Lestari warga Banyu Ganti Lor Kaliagung, Sentolo, Kulonprogo. Kanit Reskrim Polsek Sedayu Iptu Arujiyanta SH kepada wartawan, Rabu (4/4) mengatakan, kasus pencurian itu bermula ketika korban masuk musala untuk menjalankan ibadah Salat Maghrib pada Selasa malam. Setelah itu, tas berisi handphone dan laptop diletakkan di belakangnya dan ditinggal salat. Dalam waktu bersamaan, pelaku juga berada di musala untuk salat Maghrib. Tas korban kemudian menarik perhatianya. Pelaku sadar jika isinya laptop, sehingga muncul niat mencuri.
Saat korban tengah salat itulah, Dp tanpa ragu langsung menggasak tas berisi laptop dan handphone. Kemudian barang curian itu dimasukkan ke dalam tas milik tersangka Dp. Setelah barang curian berada di tangan, perempuan berparas cantik ini bergegas pergi meninggalkan SPBU. Namun sial bagi dia, karena kunci motornya tertinggal di musala. Pelaku panik dan takut mengambil kunci motornya. Dia pun kabur dengan menuntut motor tersebut.
Usai salat, korban terkejut melihat tasnya sudah tidak ada. Dalam kondisi panik, korban melapor ke petugas SPBU dan Polsek Sedayu. Mendapat laporan adanya kasus pencurian, petugas bergerak cepat dengan memeriksa rekamana CCTV di SPBU. Saat itu terlihat pelaku kabur dengan menuntun motor. Polisi pun berkeyakinan pelaku belum kabur jauh. Dan benar saja, setelah disisir, polisi berhasil menemukan tersangka di sebuah masjid tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tersangka tak bisa kabur jauh karena kunci motornya tertinggal di tempatnya duduk di SPBU,” ujar Arujiyanta. Pelaku pun kemudian dibawa ke Mapolsek Sedayu.
Kepada polisi, Dp mengaku sangat menyesal sudah melakukan pencurian laptop itu. “Saya tidak bisa mengendalikan diri, sehingga mengambil laptop itu. Awalnya saya lihat handphone,” ujarnya. Tersangka juga mengakui jika ingin sekali punya laptop untuk persiapan masuk kuliah. Namun dirinya juga tidak mengerti mengapa muncul dorongan melakukan pencurian. Selain itu Dp juga mengakui kuncinya tertinggal di tempatnya duduk pertama kali di SPBU itu. Sehingga motornya dituntun ketika akan melarikan diri. (Roy)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ANTARA/ALOYSIUS JAROT NUGROHO Petugas SAR menunjukan foto Andrey Voytech.
WARGA SELANDIA BARU HILANG DI MERBABU BELUM KETEMU-Tim SAR Ditambah, Lokasi Pencarian Diperluas

SEMARANG (MERAPI)-  Pencarian terhadap warga negara Selandia Baru, Andrey Voytech, yang diduga hilang saat mendaki di Gunung Merbabu, Jawa Tengah,

Close