TMMD REGULER KE- 101 YOGYA RESMI DIMULAI – Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

 MERAPI-TRI DARMIYATI  Pembukaan TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyerahan peralatan pembangunan.   
MERAPI-TRI DARMIYATI 
Pembukaan TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyerahan peralatan pembangunan. 
 

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-101 yang diadakan oleh Kodim 0734 Yogyakarta resmi dibuka. TMMD berskala nasional itu difokuskan di Gambiran Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo. Program TMMD yang digelar rutin setiap tahun dinilai mendukung percepatan pembangunan daerah. Di samping itu masyarakat dan TNI bisa bersinergi dan solid untuk bekerja bersama.

“Karya bakti TNI ini menunjukkan kemanunggalan TNI bersama masyarakat. TNI mampu memberikan sumbangsih yang besar untuk percepatan pembangunan daerah,” kata Asisten Sekda Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Pemda DIY, Sulistyo saat menjadi inspektur upcara pembukaan TMMD Reguler ke-101, di Balaikota, Rabu (4/4).

Menurutnya kegiatan TMMS masih relevan karena dibutuhkan masyarakat untuk mendukung pembangunan sarana prasarana. Dia mengibaratkan TNI dan rakyat bagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi dan membutuhkan. Mengingat TNI lahir dari dan untuk rakyat.
Kegiatan TMMD Regular ke-101 berupa pembangunan talut, bronjong sepanjang 147 meter di bantaran Sungai Gajah Wong, pembuatan kamar mandi cuci kakus (MCK), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 unit dan rehab Balai RW. Sedangkan kegiatan non fisik di antaranya sosialisasi penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, kesehatan, pengobatan, pendidikan anak usia dini serta kegiatan sosial.

Ada sekitar 7.500 personel TNI dan masyarakat yang terlibat dalam  pembangunan TMMD selama 30 hari. TMMD Reguler ke-101 itu mengambil tema TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa.

Komandan Kodim (Dandim) 0734 Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah menyatakan pembangunan talut sudah mencapai 45 meter atau sekiatr 45 persen. Sedangkan RTLH sebagian sudah dibangun. Kegiatan dalam TMMD reguler tahun ini menyerap dana sekitar Rp 1,1 miliar. Masing-masing berasal dari hibah Pemda DIY Rp 100 juta, Pemkot Yogya Rp 728,1 juta dan TNI AD Rp 318,9 juta. TMMD regular ke-101 itu juga

“Kami sudah mulai melakukan pembangunan sehingga kami optimis bisa sesuai waktu yang ditetapkan. Sejauh ini belum ada kendala. Kalau cuacanya hujan bisa jadi kendala karena air sungai bisa banjir dan melua,” terang Letkol Inf Rudi.

Sementara itu Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyambut baik kegiatan TMMD
reguler ke-101 itu karena bisa mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia menilai kegiatan tersebut juga menjadi ajang soliditas dan kerja sama masyarakat dan TNI.

“Kegiatan TMMD ini bukan yang pertama. Pembangunan tidak hanya fisik tapi juga sosial budaya masyarakat. Kalau masyarakat dan TNI kompak, bisa  menjadi produktif,” tandas Haryadi. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
FORPI SLEMAN MINTA MONITORING RUTIN -Banyak Toko Berjejaring Langgar Aturan

  SLEMAN (MERAPI) - Forum Pemantau Idependen (Forpi) Kabupaten Sleman mengapresiasi langkah Pemkab Sleman dalam hal ini Satuan Polisi Pamong

Close