Panwas Terima Laporan, Timses Paslon Bagi-bagi Kain Batik

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye menunjukkan barang bukti laporan berupa kain batik. (MERAPI-Abdul Alim)
Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye menunjukkan barang bukti laporan berupa kain batik. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar menerima laporan dugaan kampanye terselubung dalam praktik bagi-bagi kain batik ke penggerak PKK di salah satu RT wilayah Jatisari, Tepus, Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Selasa (3/4). Dalam laporan itu, terlapor juga membagikan stiker salah satu pasangan calon (paslon) bupati wakil bupati serta menjanjikan memberangkatkan piknik penggerak PKK RT.

“Pelapor atas nama Supardi. Kejadiannya pada 27 Maret pukul 20.00 WIB. Terlapor merupakan salah satu anggota DPRD dari fraksi parpol pendukung salah satu paslon bupati wakil bupati. Indikasinya apa, sedang kami dalami,” kata Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa Esye kepada wartawan di kantornya.

Sunardi tidak secara langsung menyerahkan laporan itu, namun mengutus orang lain. Berdasarkan penelitian berkas, pelapor tidak menyebut secara langsung itu bentuk pelanggaran kampanye. Bahkan juga tidak menyebut adanya ajakan memilih paslon. Kustawa mengatakan, sebenarnya laporan itu sudah kedaluwarsa karena waktu kejadian hingga dilaporkan ke panwas sudah berselang lebih dari tujuh hari. Meski demikian, laporan itu akan dibahas bersama kejaksaan, kepolisian dan panwas dalam wadah penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).

“Nah, ini akan didalami. Dalam waktu lima hari setelah rapat Gakkumdu harus ada tindaklanjut. Misalnya klarifikasi ke pelapor, terlapor dan saksi-saksi,” katanya.

Secara umum, indikasi politik uang terpenuhi saat barang yang diberikan bernilai Rp 25 ribu lebih. Diperkirakan, harga kain batik yang dibagikan ke tiap penggerak PKK di RT tersebut lebih dari nominal itu. (Lim)

Read previous post:
MERAPI-RIZA MARZUKI Lestari mengerjakan soal ujian dengan terbaring.
ALAMI KELUMPUHAN, LESTARI KERJAKAN UN DI ATAS RANJANG-Semangat Ikut Ujian Nasional demi Bahagiakan Ibu

UJIAN  Nasional (UN) tingkat SMK di hari pertama, Senin (2/4) kemarin mejadi hari paling ditunggu oleh Lastri Lestari. Siswi kelas

Close