DITUNTUT 3 TAHUN PENJARA- Cah Klitih Minta Dibebaskan

 

ilustrasi
ilustrasi

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa anggota komplotan cah klitih, Amd (17) warga Sobayan Dk Mredo Bangunharjo Sewon Bantul diseret ke persidangan PN Bantul minta dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa. Pasalnya, menurut pengakuannya, terdakwa tak pernah terlibat dalam aksi pelemparan batako yang menewaskan korban Arif Nurahman.

“Karena tak melakukan sebagaimana dakwaan dan tuntutan jaksa maka kami minta terdakwa dibebaskan,” ujar F Pranawa SH, penasihat hukum terdakwa kepada wartawan, Senin (2/4).

Untuk itu penasihat hukum terdakwa tak sependapat dengan tuntutan jaksa Shinta Ayu Dewi SH terhadap diri terdakwa selama 3 tahun penjara. Semula jaksa penuntut umum menjerat terdakwa dengan pasal 351 ayat 3 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dalam perkara ini terdakwa telah didakwa melakukan serangkaian perbuatan bersama Agus Wahyudin (terpisah) yang telah divonis 6 tahun penjara. Sebelumnya pada Minggu 5 November 2017 pukul 02.30 saksi Muhammad Hasbullah memboncengkan korban Arif Nurahman dan seorang temannya Muhammad Arief Wibowo mengendarai yang motor sendiri pulang sehabis mencari makan di angkringan.

Setelah sampai di Jalan Imogiri Barat ke selatan sempat didahului kendaraan terdakwa yang memboncengkan Agus Wahyudin dan saling melotot. Sesampai perempatan Sudimoro motor terdakwa lurus ke selatan sementara rombongan korban dari utara belok ke barat. Keduanya pun sepakat berbalik arah untuk mengejar rombongan korban.

Pelaku mengejar korban sampai di Dusun Ngasem Timbulharjo Sewon Bantul terdakwa berhasil mengejar rombongan korban dan Agus Wahyudin mengumpat dengan kata-kata kasar sebelum melempar batu cor hingga menewaskan korban. (C-5)

Read previous post:
ilustrasi
PENGADILAN TETAPKAN HARI SIDANG- Pembunuh Gadis Difabel Segera Diadili

    BANTUL (MERAPI) - Tersangka AF, pembunuh korban Utami Dwi Cahyo (26), gadis difabel warga Plawonan Argomulyo Sedayu Bantul

Close