HARLAH NU KE-95 – Optimalkan Gerakan Koin NU, Santuni 1000 Anak Yatim

MERAPI-RIZA MARZUKI Santunan kepada 1000 anak yatim dalam Harlah NU
MERAPI-RIZA MARZUKI
Santunan kepada 1000 anak yatim dalam Harlah NU

BANTUL (MERAPI) – Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke 95 kali ini diperingati dengan sedikit berbeda. Momentum harlah biasanya digunakan untuk mengumpulkan segala unsur pengurus dan badan otonom dalam apel, kali ini Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bantul mengumpulkan seribu anak yatim, Minggu (1/4). Melalui gerakan Koin NU, seluruh anak yatim se Bantul ini diberikan santunan berupa biaya dan fasilitas pendidikan. Bertempat di Kantor PCNU Bantul, sebelum diberi santunan, anak-anak ini diajak mendengarkan dongeng mengenai keteladanan dan pendidikan.

Ketua Panitia Harlah NU, Muh Sobir mencatat sebanyak 1048 anak yatim mendapat santunan. Seluruh anak yatim tersebut merupakan usulan dari 17 majelis wakil cabang (MWC) NU se Bantul. Secara sombolis diserahkan pada acara tersebut, kemudian sisanya didistribusikan kepada penerima santunan melalui MWC NU setiap kecamatan. Paket fasilitas sekolah dijelaskan Sobir berupa tas dan alat tulis. “Setiap MWC mengusulkan nama-nama anak yatim, ada yang 50 ada yang sampai 100 nama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Bantul, Kyai Yasmuri membenarkan secara keseluruhan jumlah penerima santunan melebihi target sebelumnya. Selama beberapa bulan ini, PCNU gencar menggerakkan Program Koin NU di setiap kecamatan. Menurutnya kotak koin NU sudah tersebar di Bantul. jumlah kotak koin NU menurutnya setiap kecamatan berbeda. Namun secara keseluruhan, jumlah kotak Koin NU di Bantul mencapai 40 ribu. “Rata-rata setiap MWC NU ada 3 ribu kotak,” sebutnya.

Koin NU merupakan gerakan untuk menciptakan kemandirian NU. Setiap rupiah yang dikumpulkan dari warga NU digunakan untuk kepentingan masyarakat. Menurut Kyai Yasmuri, MWC di wilayahnya sudah menyusun program sosial menggunakan koin NU. Bahkan sudah ada yang memiliki mobil ambulan sebagai layanan gratis bagi masyarakat yang operasionalnya menggunakan Koin NU. “Banyak MWC yang saat ini sudah menyiapkan program ambulan juga, dalam waktu dekat selesai,” imbuhnya.

Selain santunan anak yatim, dalam puncak penringatan Harlah NU itu dilakukan pula silaturahmi alim ulama yamg dihadiri oleh Makil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar. Kyai menegaskan, kehadiran Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ini bukan dalam kapasitasnya sebagai bakal calon wakil presiden. Cak Imin dijelaskannya merupakan salah satu kader NU yang berhasil dalam bidang politik. Prestasinya sebagai Ketua Umum PKB menjadi catatan tersendiri bagi warga Nahdliyin. Terkait dukungan terhadap Cak Imin sebagai Cawapres, Kyai Yasmuri menyatakan belum bersikap. “Kami menunggu arahan dari PBNU (terkait dukungan) tapi alim ulama sudah banyak memberikan dukungan. Karena sebagai warga NU kami bangga kepada kiprah Cak Imin,’ imbuhnya.

Sementara itu, meski tidak banyak memberikan arahan, Cak Imin mengharapkan gerakan sosial NU di masyarakat harus lebih digiatkan. Memberdayakan masyarakat menjadi tujuan NU. Sehingga pihaknya juga memberikan apresiasi kepada PCNU Bantul yang dengan gerakan Koin NU ini bisa mencetuskan program terobosan dan langsung dirasakan oleh masyarakat. “Ini bukti keseriusan NU dalam mensejahterakan masyarakat,” ujarnya singkat. (C-1)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MUSWIL KE-4 PKB DIY – Rebut Kembali Jumlah Kursi Pemilu 1999

NGEMPLAK (MERAPI) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar optimis Pemilu 2019 mendatang perolehan suara akan meningkat drastis.

Close