Pembangunan RSUD Wates Dinilai Pangkas Anggaran Kecamatan

Ilustrasi Pemkab Kulonprogo
Ilustrasi Pemkab Kulonprogo

WATES (MERAPI) – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kulonprogo, Agung Raharjo menyayangkan pembangunan RSUD Wates karena mengganggu anggaran infrastruktur dan belanja setiap kecamatan.

“Kami mempertanyakan kembali komitmen awal Pemkab Kulonprogo yang memberikan jaminan bahwa pembangunan RSUD Wates tidak mengganggu pos anggaran lain, namun dalam perencanaan program 2019, ada pemotongan anggaran berkisar Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar setiap kecamatan, dan pemangkasan target pembangunan infrastruktur,” kata Agung Raharja, Minggu (25/3).

Ia mengatakan pembangunan RSUD Wates menghabiskan anggaran Rp 270 miliar, yang ditanggung Pemda DIY 70 persen dan Pemkab Kulonprogo 30 persen. Selama tiga tahun, pemkab menganggarakan Rp 35 miliar.

Menurut dia, pemkab tidak memiliki program untuk mencari pendapatan asli daerah (PAD) dari sumber pendapatan baru. Hal itu menyebabkan pemangkasan anggaran setiap kecamatan dan infrastruktur jalan.

Dewan juga membuat terobosan dengan mengusulkan supaya BKAD memungut pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) yang diusahakan mencapai Rp 16 miliar.

Namun, pemkab belum mampu mencari sumber baru PAD yang bisa menutup pengeluaran pembangunan RSUD Wates. “Anggaran pembangunan di Kabupaten Kulonprogo ini banyak diserap untuk melayani program nasional, bukan melayani masyarakat kecil,” paparnya dilansir Antara.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kulonprogo Djoko Kus Hermanto mengatakan, pemangkasan anggaran setiap kecamatan dan infrastruktur masih sebatas hasil musyawarah di tingkat kecamatan dan belum final. “Itu masih tahap perencanaan awal tingkat kecamatan,” katanya.

Terkait dengan Pemkab Kulonprogo belum memiliki skema sumber PAD guna menutup anggaran untuk RSUD Wates, Djoko Kus mengatakan pemkab sedang mengupakan peningkatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak MBLB.

“Kami masih melakukan penghitungan sumber PAD yang baru,” katanya. (*)

Read previous post:
Kendaraan Angkutan Abaikan Uji Kir

WATES (MERAPI) - Pentingnya uji kir hingga kini masih diabaikan sebagian pemilik kendaraan angkutan. Sebagai tindak lanjutnya, upaya peningkatan kesadaran

Close