Kakek di Bantul Cabuli Cucunya

BANTUL (MERAPI)-Aparat Polres Bantul menahan seorang kakek, Hr (55) warga Bantul karena mencabuli cucunya Na yang baru berumur lima tahun. Ironisnya lagi, sebelum terungkap akhir pekan lalu, tersangka Hr baru saja dua kali mencabuli cucunya itu.
Hingga Jumat (23/3), tersangka masih diperiksa petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bantul. Dalam kasus tersebut Hr bakal dijerat dengan pasal 80 dan 81 ayat 1 dan 2 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK didampingi Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bantul, Bripka Mustofa Kamal SH kepada wartawan kemarin mengatakan, setiap hari Na dititipkan kepada kakeknya di Pandak Bantul. Karena sudah sering ikut kakeknya itu, korban sudah dekat dan tidak ada rasa takut. Hal ini justru disalahgunakan pelaku untuk berbuat cabul.
Menurut AKP Anggaito, peristiwa memilukan itu terjadi awal Maret lalu. Awalnya korban Na sekitar pukul 18.30 berada di rumah kakeknya di Pandak Bantul.

Malam itu korban yang masih polos itu tiduran sambil menonton televisi. Melihat cucunya menonton televisi, tersangka Hr mendekati. Kemudian tangannya mulai memijit sejumlah anggota badan cucunya itu. Pada awalnya bocah tersebut hanya diam saja mendapat perlakukan kakeknya itu. Namun selang beberapa saat, Hr mulai melepas baju cucunya dan dicabuli. Korban pun tak kuasa melawan.
Setelah peristiwa itu, seolah tidak ada kejanggalan dan malam itu korban dijemput orangtuanya sekitar pukul 19.30.
Anggaito menambahkan, kasus tersebut terungkap setelah korban dititipkan kepada nenek satunya. Ketika berada di rumah neneknya itulah dia baru cerita jika sudah dinakali eyang kakung. “Tersangka Hr ini menyetubuhi korban,” jelas Anggaito. Hal ini membuat orangtua korban panik. Setelah didesak, Hr pun mengakui sudah berbuat tidak senonoh dengan cucunya sendiri. Kasus ini segera dilaporkan aparat Polres Bantul.

Mendapat laporan adanya kasus pencabulan itu, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka. Di hadapan penyidik, Hr juga mengakui perbuatannya itu. Bahkan dia juga mengakui pernah melakukan hal yang sama pada Desember tahun 2016 lalu. Sampai sekarang kasus tersebut terus dikembangkan pihak kepolisian. “Setiap ditanya penyidik, tersangka juga bingung, kok bisa berbuat seperti itu,” jelasnya  (Roy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Bawa Sajam, Petugas Kafe Diadili

  YOGYA (MERAPI)- Seorang petugas kebersihan dan keamanan kafe, IK alias Manu (35) mulai diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri

Close