BARU BEBAS, 2 RESIDIVIS NYURI LAGI-Hasil Kejahatan untuk Beli Minuman Keras

MERAPI-NOOR RIZKA Kedua tersangka (wajah ditutup tangan), pelaku pencurian di kos-kosan mahasiswa Jalan Sidobali Muja Muju Umbulharjo Yogya.
MERAPI-NOOR RIZKA
Kedua tersangka (wajah ditutup tangan), pelaku pencurian di kos-kosan mahasiswa Jalan Sidobali Muja Muju Umbulharjo Yogya.

 YOGYA (MERAPI) –  Belum lama keluar dari LP Pajangan, Bantul, seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan, Sl alias Komet (22) warga Karangjambe Banguntapan Bantul, kembali berurusan dengan polisi. Kali ini, Komet bersama teman karibnya Ka (21) warga Karangbendo Banguntapan Bantul ditahan Polisi Polsek Banguntapan Yogya karena mencuri laptop dan HP di kos-kosan Jalan Sidobali Muja Muju Umbulharjo Yogya.
Kapolsek Umbulharjo Yogya Kompol Sutikno didampingi Kanit Reskrim Iptu Supatno kepada wartawan, Kamis (22/3) menjelaskan, pencurian dilakukan kedua tersangka pada Selasa (20/3) dini hari. Saat itu, Ka dan Komet baru saja menghadiri pesta ulang tahun temannya di Gedongkuning. Dalam perjalanan pulang, keduanya melewati kos-kosan korban Rys Bohal Amanda Putra Damanik (22) Mahasiswa asal Pematang Siantar. Ka yang mengemudikan motor, melihat jendela kamar terbuka. Lalu mengajak Komet untuk mencuri. Keduanya lantas balik arah dan Komet mengendap-endap mendekati kamar korban.

“Ka menunggu di atas motor, sedangkan Komet masuk ke kamar. Pelaku menggasak dua tas isi uang, surat penting, 3 HP dan laptop,” kata Iptu Supatno.
Setelah mendapat hasil kejahatan, keduanya kabur. Barang berharga langsung diamankan, sedangkan tas dan surat-surat dibuang di Sungai Gajah Wong.
Keesokan harinya, Rabu (22/3), korban baru mengetahui jika barang-barang berharganya telah dicuri maling. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Umbulharjo Yogya.
Polisi segera melacak pelaku dan dugaan mengarah kepada Komet berdasarkan keterangan saksi. Akhirnya, Rabu (21/3) malam, Komet ditangkap di rumahnya. Tak lama kemudian, Ka juga berhasil diamankan.

“Di rumah Komet, kami mencoba menghubungi HP korban dan berbunyi. Kemudian ia kami bawa ke kantor,” jelasnya.
Kedua tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Hasil curian berupa 2 HP dan laptop sudah dijual. Uangnya habis untuk foya-foya dan membeli miras. Sedangkan satu HP masih utuh dan disimpan tersangka Komet.
Kini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. “Tidak menutup kemungkinan masih ada aksi kejahatan di tempat lain,” tadasnya.  (Riz)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kinerja OPD Kulonprogo Dibeberkan Tiap 3 Bulan

WATES (MERAPI) - Kulonprogo mendapat giliran sebagai kabupaten yang disasar program pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Program ini

Close