PELAKU MENYASAR KORBAN DENGAN MODUS JUAL BELI ONLINE-Penipu Cari Mangsa di Media Sosial

MERAPI-SUKRO RIYADI Tersangka pencuri HP menjalani pemeriksaan di Polsek Banguntapan.
MERAPI-SUKRO RIYADI
Tersangka pencuri HP menjalani pemeriksaan di Polsek Banguntapan.

BANGUNTAPAN (MERAPI)- Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Banguntapan Bantul membongkar praktik penipuan bermodus jual beli online. Satu orang berinisial Sl (28) asal Karanganyar Pagerberang Kendal, Jawa Tengah sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku mengaku sudah lima kali menipu warga Yogya dengan mencari mangsa di media sosial.
Hingga kini kasus tersebut masih dalam pengembangan penyidik. Selain beraksi di Banguntapan, Sl juga melakukan penipuan di wilayah Depok Barat dan Timur, Sleman hingga empat kali.
Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Banguntapan Aiptu Agus Rudationo SH kepada wartawan, Selasa (20/3) mengatakan, pelaku dibekuk di daerah Gamping, Sleman akhir pekan lalu.
Dikatakan, awal Desember 2017 lalu, pelaku membawa kabur handphone milik Frendi Septian Susanto (18) di daerah Sorowajan Banguntapan. Sebelum peristiwa terjadi, korban menawarkan handphonenya lewat media sosial. Sehari kemudian pelaku menghubungi korban dengan alasan tertarik untuk membeli handphone yang ditawarkan.
Suhadi mengatakan, dalam pembicaraan itu, pelaku minta bertemu di sebuah homestay di Banguntapan Bantul. Kesepakatan dua belah pihak disetujui dan keduanya bertemu di tempat yang sudah ditentukan.
“Begitu korban datang, pelaku mengecek handphone dan kelengkapannya,” ujar Suhadi.
Setelah itu pelaku memohon kepada korban untuk mencoba mengecas handhpone di kamarnya. Karena harga sudah disepakati Rp 2,7 juta, korban sama sekali tak curiga dan keberatan dengan permintaan itu. Handphone langsung dibawa masuk kamar. Setelah itu pelaku keluar dan bilang mau beli rokok sebentar sambil membawa HP itu. Setelah ditunggu selama satu jam ternyata pelaku tidak kembali. Sementara penjaga homestay mengatakan jika lelaki tersebut sudah pergi. Korban pun lapor polisi.
“Modusnya sewa homestay durasi pendek, setelah dapat target langsung kabur,” jelasnya.
Kasus tersebut oleh Tim Buser di bawah kendali Aiptu Arif Budiyanto SIP langsung diselidiki. Setelah hampir tiga bulan melakukan penyelidikan, petugas mulai mendapatkan titik terang pelaku penipuan bermodus jual beli handphone online itu. Sl pun langsung dibekuk di daerah Gamping. Kepada penyidik tersangka Sl mengakui aksinya tidak hanya di Banguntapan Bantul. Sebelumnya juga melakukan penipuan dengan modus sama di Depok Darat dan Timur sebanyak empat kali. (Roy)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Ilustrasi Pemkot Yogyakarta
8 Parpol di Yogya Terima Bantuan Rp 3,6 Miliar

UMBULHARJO (MERAPI) - Bantuan keuangan bagi partai politik (banpol) di Kota Yogyakarta tahun 2018 dialokasikan sebanyak Rp 3,6 miliar. Hanya

Close