Paslon Jangan Kampanye di Forum Keagamaan

 Gus Ali (kanan) bersama Cabup Karanganyar nomor urut 1, Juliyatmono (kiri) (MERAPI-ABDUL ALIM)
Gus Ali (kanan) bersama Cabup Karanganyar nomor urut 1, Juliyatmono (kiri) (MERAPI-ABDUL ALIM)

KARANGANYAR (MERAPI) – Pasangan calon kepala daerah diminta menghindari kampanye politik di forum keagamaan. Bahkan sangat dilarang menggalang dukungan di tempat ibadah.
“Kita berharap tidak ada lagi yang seperti itu (kampanye di tempat ibadah),” kata Kepala Kemenag Karanganyar, Mustain Ahmad, Senin (19/3).

Ia tak penampik basis umat merupakan massa potensial memenangkan calon. Dimungkinkan terjadi penggalangan dukungan umat melalui kegiatan mimbar pengajian dengan mendatangkan tokoh agama. Mengenai hal itu, Mustain menegaskan kembali Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang. Berdasarkan Pasal 69 huruf I UU tersebut disebutkan bahwa dalam kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan.

“Kita menyesuaikan saja aturan itu. Apakah perlu dilayangkan edaran? Meski tidak pun, seharusnya ketentuan itu sudah dipahami masing-masing paslon,” katanya.

Penting diketahui, dua pasangan calon tengah berebut suara di Pilbup Karanganyar, yakni Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih dan Juliyatmono-Rober Christanto. Keduanya merupakan petahana kepala daerah kabupaten ini.

“Dua beliau (Juliyatmono dan Rohadi Widodo) sering mengampanyekan itu (aturan perundangan). Tentu harus bijaksana dalam bersikap,” katanya.

Mengenai fakta munculnya paslon tersebut di forum keagamaan, Mustain meminta mereka kembali menjaga kondusivitas. “Hanya kadang para tokoh itu terlalu bersemangat,” katanya.

Di sisi lain, pengajian akbar PDIP Bersalawat dengan menghadirkan KH Muhammad Ali Shodiqin atau disapa akrab Gus Ali Gondrong di pelataran santai (plasa) alun-alun kabupaten, Jumat (16/3) malam diawali ajakan mencoblos pasangan Juliyatmono-Rober Christanto di Pilbup Karanganyar dan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin di Pilgub Jawa Tengah pada pilkada serentak 27 Juni mendatang. Ribuan umat Islam dari Karanganyar serta kabupaten/kota di sekitarnya mengikuti pengajian oleh ustaz eksentrik itu. Pengajian ini disponsori oleh PDIP yang mengusung dua paslon kepala daerah itu.

“Mohon doa restu dan dukungan menggunakan hak pilih dengan baik. Kita lanjutkan 5 tahun akan datang. Ampun kesupen 27 Juni nyoblos nomor 2 (Juliyatmono-Rober). Nyuwun tulung juga untuk Ganjar Pranowo dan Taj Yasin calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah,” kata Juliyatmono di hadapan jemaah pengajian akbar.

Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa Esye mengatakan pengajian Gus Ali akhir pekan lalu belum menunjukkan indikasi pelanggaran pemilu oleh paslon tertentu. (Lim)

Read previous post:
ilustrasi
TEBING LONGSOR SAAT DITAMBANG-Penambang Pasir Lereng Merapi Tewas Terkubur

CANGKRINGAN (MERAPI)- Tebing setinggi sekitar 11 meter di area penambangan pasir Dusun Tangkisan, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, runtuh ketika ditambang, Senin

Close