Sasar Sejumlah Lokasi, Penilaian Adipura 2018 Dilaksanakan

SUKOHARJO (MERAPI) – Penilaian Adipura 2018 mulai dilakukan tim penilai dengan mendatangi sejumlah lokasi di Sukoharjo. Pemkab Sukoharjo sudah melakukan persiapan baik program maupun pelaksanaan di lapangan. Harapannya bisa kembali mendapatkan penghargaan untuk kali ketiga tahun ini.

Lurah Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota Wisnu Pramudia Wardana, Minggu (18/3) mengatakan, di wilayah Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo masuk dalam salah satu lokasi penilaian Adipura 2018. Penilaian sudah dilakukan oleh tim penilai dari provinsi dan pusat pada Jumat (16/3). Lokasi yang disasar di Joho, Sukoharjo Kota yakni Bank Sampah Joho Makmur dan Perumahan Joho Baru. Kedua lokasi juga masuk pada penilaian Adipura tahun sebelumnya.

“Tim penilai datang untuk melihat dan menilai tentang pengelolaan bank sampah dan lingkungan di Joho. Hasilnya baik bahkan masyarakat di Joho semakin sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan agar Kabupaten Sukoharjo bisa kembali mendapatkan penghargaan Adipura 2018,” ujar Wisnu.

Camat Sukoharjo Kota Gondang Redjono mengatakan, di wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota ada beberapa lokasi yang masuk dalam penilaian Adipura 2018. Selain di Kelurahan Joho juga di Kelurahan Sukoharjo Kota, Gayam dan Jetis. Titik penilaian seperti bank sampah, taman, pengelolaan lingkungan, trotoar, pasar dan lainnya.

“Masyarakat dan semua instansi terkait sudah dilibatkan mempersiapkan penilaian Adipura 2018. Mereka sudah terbiasa apalagi dua tahun sebelumnya pada 2016 dan 2017 berhasil membantu Kabupaten Sukoharjo mendapat penghargaan Adipura,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sukoharjo Djoko Sutarto mengatakan, penilaian Adipura 2018 dilakukan secara bertahap. Pada penilaian kali ini tim penilai sengaja mengambil lokasi secara acak untuk melihat kesiapan Sukoharjo. Salah satu sasarannya yakni di wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota. Lokasi tersebut dipilih karena masuk prioritas pertama dari Pemkab Sukoharjo. Faktor lainnya karena berada di tengah kota dan memudahkan jangakauan penilaian.

Kecamatan lain yang masuk dalam penilaian Adipura 2018 seperti Grogol, Bendosari dan Kartasura. Tempat yang akan dinilai salah satunya berkaitan dengan pengelolaan sampah.

“Sampah yang dibeberapa daerah jadi masalah justru di Sukoharjo jadi berkah karena dikelola oleh Pemkab Sukoharjo dan hasilnya bisa dipakai masyarakat,” ujar Djoko Sutarto.

Contoh pengelolaan tersebut seperti adanya bank sampah disejumlah wilayah di Sukoharjo. Masyarakat diajarnya tentang cara mengelola sampah agar bisa dimanfaatkan dan memberi nilai tambah ekonomi. Sampah tidak harus dibuang begitu saja namun bisa diolah kembali atau didaur ulang.

“Sampah plastik bisa dijual lagi dan sampah daun diolah menjadi pupuk. Maka disitu ada nilai ekonomi karena menghasilkan uang tambahan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Pengelolaan sampah juga dilakukan Pemkab Sukoharjo di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojorejo di Desa Mojorejo, Kecamatan Bendosari. Tumpukan sampah diolah untuk diambil gas metan dan disalurakan pada masyarakat sekitar. Keberadaan gas tersebut mampu meringankan kebutuhan biaya hidup masyarakat. (Mam)

Read previous post:
Perbaikan Jalan Ambles Rp 700 Juta, Ditarget Selesai Sebelum Lebaran

KARANGANYAR (MERAPI) - Badan anggaran DPRD Karanganyar menyetujui pengucuran dana mendahului penetapan APBD perubahan untuk perbaikan jalan penghubung antarkecamatan di

Close