POLISI AMANKAN SAMURAI, CLURIT HINGGA KAMPAK-Gagal Tawuran, 24 Cah Klitih Ditangkap

 

MERAPI-NOOR RIZKA Polisi menunjukkan sejata tajam yang disita.
MERAPI-NOOR RIZKA
Polisi menunjukkan sejata tajam yang disita.

YOGYA (MERAPI) – Diduga akan tawuran, 24 anggota geng klitih diamankan Polisi Polresta Yogya, Kamis (15/3) dinihari di Gang Hastina Demangan Gondokusuman Yogya. Dari lokasi kejadian, polisi menyita 5 senjata tajam yakni samurai, clurit, kapak dan gir yang telah dimodifikasi. Polisi juga menemukan 2 botol miras.
Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Akbar Bantilan kepada wartawan kemarin menjelaskan, awalnya ke-24 pemuda ini nongkrong di warung burjo Gang Hastina Gondokusuman Yogya. Diduga mereka sedang merencanakan tawuran. Lantaran gerak-geriknya mencurigakan, warga menghubungi polisi.

Dalam waktu singkat, petugas gabungan Polsek Gondokusuman dan Sat Intelkam Polresta Yogya tiba di warung burjo itu dan mengamankan 24 orang. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sajam dan miras, sehingga mereka langsung digelandang ke Polresta Yogya.
“Mereka kami amankan saat nongkrong di burjonan. Seluruhnya 24 orang. Saat digeledah, ditemukan pedang, clurit dan kampak, selanjutnya mereka dibawa ke Polresta untuk dimintai keterangan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, tidak seluruh senjata diakui oleh 24 pemuda yang diamankan itu. Polisi masih mendalami kepemilikan sajam tersebut.

Sementara itu, salah satu orang yang diamankan menjelaskan, malam itu ia bersama rombongan temannya, kumpul di warung burjo karena ditantang tawuran oleh kelompok lain. Namun, tawuran belum terlaksana.
“Jadi ada yang punya masalah karena postingan di media sosial teman saya, lalu ada yang tidak terima dan menantang teman saya. Sudah ada yang <I>sparingan<P>. Tapi tetap lanjut ketemuan di depan LPP,” kata siswa salah satu SMK di Yogya.  (Riz)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Bangun Budaya Tertib, Satpol PP, Damkar dan Linmas Rayakan HUT Bersama 

UMBULHARJO (MERAPI) - Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-68, Satuan Perlindungan Masyarakat ke-56 tahun dan Dinas Kebakaran ke-90

Close