Pembeli Sabu Divonis 2 Tahun Penjara

 

Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa seorang pedagang, Miski bin Sarimin (43) warga Ntikan Sorosutan Umbulharjo Kota Yogyakarta divonis 2 tahun penjara dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (15/3). Vonis yang dijatuhkan lebih berat dibanding tuntutan jaksa Samyono SH yang awalnya menuntut 1 tahun penjara.

Dalam aamar putusan terungkap, terdakwa pada Selasa 21 November 2017 pukul 16.00 mendapat SMS dari JO (belum tertangkap) yang berisi menawarkan narkoba berupa sabu. Terdakwa pun tertarik dan ingin membeli sabu dengan uang Rp 500 ribu.

Setelah itu terdakwa diminta menaruh uang di bawah pohon beringin depan balai desa Condong Catur Depok Sleman. Usai menaruh uang terdakwa diminta menunggu alamat pengiriman yang dimaksud.
Sekitar pukul 17.30 terdakwa mendapat SMS dari Jo yang memberitahu alamat peletakan sabu yaitu di perempatan Mirota Godean ke utara 10 meter, barang ditaruh di pot kedua ditindih batu. Selanjutnya terdakwa berangkat menuju alamat peletakan sabu menggunakan motor Yamaha Jupiter MX nopol AB 6110 JT warna hitam.

Setiba di lokasi terdakwa mencari sabu tersebut dan setelah ditemukan lalu dibawa pulang 1 paket kecil sabu yang diperkirakan seberat 0,30 gram yang dibungkus plastik klip bening.
Setiba di jalan masuk kampung Sumberan Ngestiharjo Kasihan Bantul terdakwa berhenti sebentar hendak buang air kecil, saat itulah terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polda DIY.
Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (C-5)

 

Read previous post:
Nyepi, Layanan Samsat Sleman Libur

  SLEMAN (MERAPI)- Satlantas Polres Sleman biasanya setiap hari Sabtu membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) melalui pelayanan

Close