BERAKSI 5 KALI, 2 PELAKU DIBEKUK-Dibacok Penjambret, Jari Tangan Putus

MERAPI-NOOR RIZKA Kasat Reskrim menunjukkan barang bukti clurit yang digunakan tersangka untuk melukai korban.
MERAPI-NOOR RIZKA
Kasat Reskrim menunjukkan barang bukti clurit yang digunakan tersangka untuk melukai korban.

YOGYA (MERAPI) –Dua penjambret sadis berhasil dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polresta dan Tim Resmob Progo Sakti Polda DIY, Senin (12/4) malam. Kedua tersangka, Mi alias Iqbal (21) warga Umbulharjo, Yogya dan Dd alias Cengoh (20) warga Gondokusuman, Yogya tega mambacok korban hingga luka pada bagian kepala, jari tangan terpotong 2 ruas serta tulang kaki korban lepas dari posisinya.
Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Akbar Bantilan kepada wartawan, Rabu (14/3) menjelaskan, pencurian dengan kekerasan dialami korban Ignatius Setiawan Budi (39) warga Purwokinanti Pakualaman Yogya pada 10 Februari lalu pukul 04.15. Saat itu korban melintas di depan LPP Pertanian Jalan Kusumanegara Yogya, dan langsung dipepet kedua pelaku. Dengan sadis, pelaku membacok korban menggunakan clurit.
“Korban jatuh tersungkur, lalu tersangka merampas HP dan dompet korban,” kata Akbar Bantilan.
Setelah mendapat hasil kejahatan, tersangka langsung kabur. Sedangkan korban terkapar bersimbah darah di pinggir jalan. Korban dilarikan ke rumah sakit oleh warga yang melintas di TKP karena luka parah, salah satunya jari tangannya terputus. Setelah kondisinya membaik, korban melapor ke polisi.
Setelah sebulan melakukan penyelidikan, jajaran Reskrim Polresta Yogya bersama Tim Resmob Progo Sakti berhasil membekuk tersangka Dd di Sapen Gondokusuman. Barang bukti yang disita adalah clurit dan satu unit komputer tablet. Penangkapan itu segera dikembangkan, ternyata satu tersangka lain, yakni Mi, merupakan tahanan Polsek Umbulharjo Yogya atas kasus sajam.
“Keduanya mengakui perbuatannya. Eksekutornya DDP dan jongkinya Mi. Mereka memang selalu berpasangan saat beraksi,” papar Akbar.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua tersangka diketahui telah beraksi berulangkali. Keduanya telah beraksi di 5 TKP, yakni wilayah Kota Yogya dan Sleman. Modusnya selalu sama, yakni memepet korban lalu melukai korban. Setelah korban jatuh tersungkur, tersangka mengambil barang berharga korban. Kini, kedua tersangka di tahan di Polresta Yogya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Riz)

 

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO AKP Haryanta menunjukan barang bukti alat yang digunakan pelaku untuk melakukan pencurian
KURAS PERHIASAN, KAKAK BERADIK DIRINGKUS-Balas Dendam Bobol Rumah Mantan Majikan

PAKEM (MERAPI)- Kakak beradik yakni AS (20) warga Magelang dan IT (17) warga Turi, Sleman dibekuk polisi usai membobol rumah

Close