Cabuli Istri Teman, Divonis 1,5 Bulan

 

Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Majelis hakim yang diketuai Subagyo SH MHum menjatuhkan hukuman 1,5 bulan penjara potong masa tahanan kepada Tri Sangedi bin Matno Utomo (48) warga Gatak Sidoluhur Godean Sleman dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (13/3).

Hukuman yang dijatuhkan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Himawanti Setyaningsih SH yang semula menuntut 2 bulan penjara dan memerintahkan agar terdakwa yang menjalani tahanan kota untuk segera ditahan.

Atas putusan tersebut terdakwa masih menyatakan pikir-pikir. Sementara jaksa menyatakan menerima putusan majelis hakim.

Dalam amar putusan yang terbuka untuk umum terungkap, terdakwa pada Selasa 5 September 2017 pukul 13.00 datang ke rumah saksi korban Wasiningsih hendak menemui suaminya untuk membicarakan masalah pekerjaan. Tetapi waktu itu suami saksi korban tak berada di rumah.

Saat itu terdakwa ngobrol dengan saksi korban yang sedang nonton televisi bersama anaknya. Dalam pembicaraan saksi korban mengaku lagi tak enak badan dan terdakwa menawarkan diri untuk memijatnya namun ditolak.

Tetapi terdakwa terus memaksa untuk memijat saksi korban. Saat itu terdakwa memijat tangan saksi korban lalu merambat ke bahu kemudian timbul keinginan memegang payudara saksi korban.
Usai melakukan aksinya terdakwa mencium pipi saksi korban dan menarik badannya masuk ke dalam kamar mengajak berhubungan intim. Tetapi saksi korban berusaha melawan dengan meronta-ronta dan teriak minta tolong.

Dengan perlawanan tersebut terdakwa tak melanjutkan aksinya dan bergegas pulang. Akibat perbuatan itu terdakwa dijerat jaksa penuntut umum dengan pasal 281 ke 1 KUHP. (C-5)

 

Read previous post:
Ilustrasi DBD
Triwulan Pertama 2018, Empat Orang Terserang DBD

SUKOHARJO (MERAPI) - Triwulan pertama terhitung mulai Januari - Maret 2018 ada empat kasus demam berdarah dengue (DBD). Para penderita

Close