Bulog Subdivre Pati Tetapkan Harga

PATI ( MERAPI ) – Bulog Sub Divre Pati Maret mulai melaksanakan pengadaan beras tahun 2018. Pembayaran terhadap mitra kerja diterapkan sesuai fleksibelitas harga. Yaitu Rp 7.300 per kilogram atau sebesar 20 persen dari harga sesuai Inpres No 5 Tahun 2015. Sehingga harga menjadi Rp 8.760/kilogram.

Hingga akhir pekan lalu, dari mitra kerja sudah dilakukan kontrak sebanyak 3.500 ton setara beras. Disimpan di gudang 204 Desa Sokokulon, dan 205 di Desa Bumirejo.

Wakil Kepala Bulog Sub Divre Pati, Rido Saputra mengatakan beras yang dikirim mitra kerja harus memenuhi syarat komponen standar kualitas. “Terdiri derajat sosoh, kadar air, butir patah maupun menir” ujarnya, Senin (12/3).

‎Menurutnya lagi, penerapan standar harga akan memberi pengaruh signifikan terhadap harga penjualan hasil panenan para petani. Karena ada jaminan harga di saat panen raya.

‎Dengan diterapkannya fleksibelitas harga sebesar 20 persen dari harga sebelumnya, diharapkan memacu mitra kerja untuk bersaing di dalam melakukan pembelian hasil panenan padi petani.

Sementara itu, dari pantauan wartawan harga di pasara, harga untuk beras medium di tingkat pedagang saat ini masih tetap bertahan di kisaran Rp 9.000 per kilogram.

“Harga segitu sangat berpengaruh di warung nasi. Namun pemerintah sudah memberlakukan kebijakan penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM)” ucap Rido Saputra.

‎Ditambahkannya, rumah tangga sasaran (RTS) KPM mendapatkan bantuan 10 kilogram secara gratis, dan sudah selesai dibagikan Febuari lalu. Namun kemungkinan, bansos akan kembali disalurkan lagi untuk alokasi Maret. “Tapi, kami masih menunggu dari Dinas Sosial masing-masing kabupaten di wilayah Sub Divre Pati,” tutur Waka Bulog Sub Divre Pati sambil mentebutkan wilayah kerjanya. Yang meliputi Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Rembang dan Blora.

‎Selama bantuan pangan nontunai (BPNT) pemerintah belum bisa dilaksanakan, maka bansos beras untuk RTS KPM tetap dilaksanakan. Nilai nominal BPNT yang berupa voucher untuk belanja di rumah pangan kita (RPK), sebesar Rp 110.000 per bulan. Jika harga beras kualitas medium 10 kilogram mencapai Rp 90.000, maka sisanya Rp 20.000 bisa digunakan untuk membeli telur.(Cuk)

Read previous post:
Partisipasi Masyarakat Diperlukan, APK Terpasang Segera Ditertibkan

SUKOHARJO (MERAPI) - Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dengan memberikan informasi atau laporan berkaitan dengan temuan alat peraga kampanye (APK)

Close