PDAM Gunungkidul Penyesuaian Tarif

WONOSARI (MERAPI) – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul, melakukan penyesuaian tarif bagi pelanggan yang masuk dalam kategori mampu sesuai dengan Permendagri Nomor 71 Tahun 2017 tentang Perhitungan Tarif Air Minum. “Tarif untuk rumah tangga satu (berpenghasilan rendah) tidak ada kenaikan, tetap Rp3.000 per kubik,” kata Direktur Umum PDAM Tirta Handayani Kristina, Kamis (15/2).
Dijelaskan Kristina rumah tangga dua dan tiga tarifnya Rp 4.000 dan Rp 4.250 per kubik. Hal ini sesuai Permendagri Nomor 71 Tahun 2017 tentang Perhitungan Tarif Air mKnum. Penyesuaian tarif tersebut diberlakukan, menurutnya pemakaian pada Maret dibayar April. “Saat ini masih kita sosialiasasikan kepada masyarakat,” katanya dilansir <I>Antara<P>.
Diakuinya penyesuaian tarif ini juga tak lepas dari beban tagihan listrik yang cukup tinggi, setiap bulan mencapai Rp 2 miliar. Sementara selama 2017 beban listrik mencapai Rp 21 miliar. Pendapatan tagihan per bulan rata-rata mencapai Rp 3 miliar dipotong biaya perawatan, dan gaji karyawan. “Di samping listrik juga beban tagihan yang masih menunggak dari pelanggan cukup membebani,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan kwalitas seperti keluhan penyebaran air, kualitas air dan adanya air keran macet akan ditindaklanjuti. tahun ini ada program jaringan menyasar 1500 rumah tangga miskin. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sementara warga Desa Baleharjo Yusuf mengatakan kalau PDAM akan menaikkan tarif, seharusnya juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Memang sekarang sudah membaik, tetapi beberapa waktu lalu air sempat kurang baik,” katanya. *

Read previous post:
Satpol PP Pati Tutup 10 Tempat Karaoke

PATI (MERAPI) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung bergerak cepat menutup 10 tempat karaoke yang melanggar Perda Nomor

Close