Pjs Bupati Karanganyar Sentil Jalan Rusak

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo (kanan) bersama Juliyatmono dan Rohadi Widodo pisah sambut di hadapan para pejabat Pemkab (MERAPI-0Abdul Alim)
Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo (kanan) bersama Juliyatmono dan Rohadi Widodo pisah sambut di hadapan para pejabat Pemkab (MERAPI-0Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Bupati Karanganyar resmi dijabat sementara Asisten II Sekda Provinsi Jawa Tengah, Prijo Anggoro Budi Raharjo. Di hari pertama ngantor di kantor bupati, ia menyoroti berbagai hal termasuk kerusakan jalan.

“Jalan disamping prapatan itu (depan Pasar Colomadu) kapan ditutup? Mana kepala DPU. Sanggup menambal nanti siang? Akan saya cek!” kata Prijo saat mempimpin apel pagi di depan kantornya, Kamis (15/2).

Sebelum sampai di tempat kerja yang baru, Prijo berkendara dari Semarang menuju Karanganyar Kamis pagi. Ia kaget karena sopir mobil dinasnya banting setir menghindari lubang menganga di perbatasan Sukoharjo-Karanganyar, tepatnya di simpang Colomadu-Kartasura. Hal itu disampaikannya secara gamblang di depan para pejabat dan petahana bupati wakil bupati Karanganyar. Dalam apel itu sekaligus pisah sambut pejabat sementara bupati Karanganyar dengan pejabat definitif yang sekarang nyalon bupati Karanganyar. Mereka adalah Juliyatmono dan Rohadi Widodo, bupati-wakil bupati Karanganyar periode 2013-2018 yang mengambil cuti tanpa tangungan negara.

“Jalan itu tidak hanya saya saja yang melewati. Tapi semua warga entah itu tukang becak, pejabat atau siapa pun. Termasuk wanita hamil. Saya minta tambal dulu. Hari ini harus selesai,” tegasnya.

Ia berkomitmen melayani masyarakat di berbagai bidang, utamanya menyediakan infrastruktur publik secara ideal. Pejabat karir ini mengaku paham betul keinginan masyarakat dan hambatan birokrasi, sehingga akan berusaha mengurainya meski hanya sebentar menjabat. Hingga pemilu 27 Juni mendatang, Prijo akan bekerja di Karanganyar tak sampai lima bulan, lalu kembali ke Asisten Sekda Provinsi Jawa Tengah Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra.

Selain menyoroti infrastruktur publik, pria yang juga Sekretaris Umum PSIS Semarang ini berencana menggiatkan lagi persepakbolaan di Karanganyar.

“Sepak bola itu seperti ikon sebuah daerah. Ketika itu maju, maka perekonomiannya bakal terangkat. Secara sederhada, event sepakbola membawa multiplayer efek. Semua kena, mulai UMKM sampai jasa perhotelan,” katanya.

Usai apel, Juliyatmono dan Rohadi Widodo berpamitan ke semua pejabat eselon peserta apel. Pejabat tersebut juga berkenalan Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Raharjo.

“Pindahan dari rumah dinas ke rumah saya di Ngargoyoso. Paling hanya acara sederhana penyambutan. Setelah itu kembali menjadi rakyat biasa dengan agenda nyalon bupati,” kata Rohadi Widodo.

Sedangkan Juliyatmono meyakini tata kelola pemerintahan sudah otomatis berjalan selama ia dan Rohadi cuti dari kepala daerah. Pria ini menanggalkan semua fasilitas negara, termasuk mobil dan rumah dinasnya. Usai apel, ia terlihat mengendarai sendiri mobil pribadinya keluar kantor bupati. (Lim)

Read previous post:
KKB di Setiap Kecamatan Terus Ditambah

SUKOHARJO (MERAPI) - Pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KKB) di Sukoharjo selama setahun ke depan ditargetkan bertambah di sejumlah desa dan

Close