CINTA DITOLAK, PELAKU ANCAM KORBAN-Buruh Sebar Foto Mahasiwi Bugil

MERAPI-SAMENTO SIHONO Polisi menunjukkan tersangka penyebar video porno serta barang buktinya.
Polisi menunjukkan tersangka penyebar video porno serta barang buktinya.MERAPI-SAMENTO SIHONO

DEPOK (MERAPI)- Seorang buruh bangunan beriniasial MR (43) warga Kebumen ditangkap tim Cyber Patrol Polda DIY, Selasa (6/2). MR ditangkap karena menyebarkan foto dan video bugil seorang mahasiswi di Sleman melalui media sosial. Pelaku nekat menyebarkan video itu karena cintanya ditolak korban.
Pelaku mendapatkan rekaman vodeo itu setelah memaksa korban mengirimkan video dan foto bugilnya sambil mengancam akan menganiaya keluarganya.
Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Gatot Puji Agus Utomo kepada wartawan, Kamis (8/2) mengatakan, tersangka ditangkap setelah dilaporkan oleh korban EP (21), mahasiswi warga Balecatur, Gamping.
Tersangka nekat menyebarkan rekaman itu karena korban tidak mau lagi berkomunikasi dengan dia.
“Tersangka nekat menyebarkan video itu karena korban tidak sudah mau lagi diajak komunikasi. Kemudian tersangka minta foto dan video korban saat bugil. Dia mengancaman akan menyakiti keluarganya kalau tidak diberi,” beber Kombes Pol Gatot.

Menurut Kombes Gatot, awalnya pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial Facebook pada tahun 2013 silam. Saat itu korban masih duduk di bangku SMA. Seiring waktu berjalan, keduanya sering bertemu langsung.
Namun akhir 2017 lalu, tersangka minta foto dan video korban dalam posisi bugil. Jika tidak mau, tersangka mengancam akan melukai korban dan keluarganya. Karena takut, korban hanya menuruti permintaan tersangka. Nampaknya pelaku ketagihan. Dia kemudian mencoba meminta lagi video lainnya. Kali ini korban menolaknya. Sikap korban itu membuat pelaku emosi dan akhirnya menyebar video dan foto bugil korban yang sudah dikirim sebelumnya.
“Tersangka ini menyebarkan melalui Facebook dan Instagram. Bahkan keluarga korban juga dikirimi melalui Facebook. Korban yang syok kemudian melapor ke polisi,” katanya.
Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Polisi tak kesulitan untuk meringkus tersangka karena identitasnya sudah diketahui. Pelaku pun dibekuk di Jalan Tamansiswa, Yogyakarta pada Selasa lalu. “Sebelumnya dia sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas,” ujar Gatot.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan barang bukti ponsel milik tersangka dan flashdisk berisi file dua video dengan durasi berbeda, serta 8 slide foto bugil korban. Juga screenshoot percakapan korban dan tersangka.
“Tersangka dijerat Pasal 29 UU 44/2008 tentang Pornografi jo UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujarnya. Sementara itu tersangka MR mengaku sebelumnya memberi sebuah handpone kepada korban. Dengan handpone tersebut korban diminta mengambil vidoe dan foto dirinya sendiri dalam posisi bugil. Karena takut diancam, korban pun menuruti permintaan tersangka.
“Saya mengunggah video dan foto korban lewat akun Instagram dan Facebook. Saya punya sekitar lima akun instagram, keluarga korban juga saya kirimi lewat WhatsApp,” pungkasnya.(Shn)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KARTUN – Kamis 8 Februari 2018

Close