LEMPAR BATAKO TEWASKAN KORBAN-Lagi, Cah Klitih Diseret ke Pengadilan

BANTUL (MERAPI) – Seorang anggota komplotan cah klitih, Amd (17) warga Sobayan Dk Mredo Bangunharjo Sewon Bantul diseret ke persidangan PN Bantul. Terdakwa yang terlibat aksi pembunuhan dengan pelemparan batu cor atau batako dijerat jaksa RR Shinta Ayu Dewi SH dengan pasal 351 ayat 3 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
“Dari dakwaan jaksa kami telah mengajukan keberatan atau eksepsi. Selanjutnya tinggal menunggu jawaban jaksa pada sidang berikutnya,” ungkap penasihat hukum, F Pranawa SH, Senin (5/2).
Diketahui sebelumnya, pada Minggu 5 November 2017 pukul 02.30 saksi Muhammad Hasbullah memboncengkan korban Arif Nurahman dan seorang temannya Muhammad Arief Wibowo mengendaraimotor sendiri pulang sehabis mencari makan di angkringan.

Sesampai di Jalan Imogiri Barat ke selatan sempat didahului kendaraan terdakwa yang memboncengkan Agus Wahyudin dan mereka saling melotot. Sesampai perempatan Sudimoro motor terdakwa lurus ke selatan, sementara rombongan korban dari utara belok ke barat.
Keduanya pun berbalik arah untuk mengejar rombongan korban. Sesampai barat perempatan Sudimoro Agus Wahyudin meminta terdakwa menghentikan sepeda motor dan mencari bongkahan batu cor di pinggir jalan kemudian melakukan pengejaran.
Ketika sampai di Dusun Ngasem Timbulharjo Sewon Bantul terdakwa berhasil mengejar rombongan korban dan Agus Wahyudin mengumpat dengan kata-kata kasar. Umpatan tersebut kemudian dibalas Muhammad Hasbullah.
Sepeda motor terdakwa kemudian mendahului rombongan korban sekitar 200 meter lalu berhenti di tengah jalan. Agus Wahyudin kemudian melempar bongkahan batu cor ke arah korban Arif Nurahman mengenai dada dan langsung pingsan di atas motor.
Setelah itu saksi Muhammad Hasbullah mengambil kemudi dan masuk kampung sambil teriak minta tolong. Rombongan korban ditolong warga dan dibawa ke Puskesmas Sewon 2 tetapi korban telah tewas. (C-5)

Read previous post:
Bima Perkasa Melorot ke Posisi 4

SLEMAN (MERAPI) - Peluang BPD DIY Bima Perkasa untuk berlaga di babak play off makin tipis lantaran empat kekalahan beruntun

Close