Tarif Pelayanan RSUD Sukoharjo Naik

SUKOHARJO (MERAPI) – Tarif pelayanan kesehatan bagi pasien non BPJS di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo terhitung 1 Februari resmi naik. Sedangkan tarif untuk pasien BPJS, jaminan asuransi atau pemegang kartu dalam program pemerintah dan warga miskin tetap sama atau tidak mengalami perubahan.

Direktur RSUD Ir Soekarno Sukoharjo Gani Suharto, Rabu (31/1) sore mengatakan, sosialisasi perubahan kenaikan tarif untuk pasien non BPJS Kesehatan sudah dilakukan. Petugas memberikan informasi ke masyarakat dengan memasang sejumlah spanduk. Kenaikan tarif sebelum diterapkan juga telah dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

RSUD Ir Soekarno Sukoharjo melakukan kenaikan tarif sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 84 Tahun 2017 tentang Tarif Pelayanan Kesehatan RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Perbup dikeluarkan sesuai dengan rujukan Permenkes Nomor 85 Tahun 2015 tentang Pola Tarif Nasional Rumah Sakit.

Perbup baru tersebut menggantikan aturan lama sebelumnya dalam Perda Nomor 13 tahun 2011 tentang Retribusi Daerah dan Perbup Nomor 66 Tahun 2011 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan dan Akuntansi RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

“Perda dan Perbup lama sudah berlaku digunakan selama enam tahun lebih dan tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang. Jadi dikeluarkan aturan baru dalam Perbup tentang kenaikan tarif,” ujar Gani Suharto.

Aturan lama dalam Perda dan Perbup dianggap sudah tidak mencukupi kebutuhan biaya operasional RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Apabila tetap dipaksakan dikhawatirkan bisa membebani rumah sakit.

“Perubahan kenaikan tarif ini hanya berlaku untuk pasien non BPJS dan orang mampu. Sedangkan tarif untuk pasien BPJS dan warga miskin tetap sama tidak ada perubahan jadi tidak membebani mereka,” lanjutnya.

Pertimbangan kenaikan tarif dikeluarkan RSUD Ir Soekarno Sukoharjo juga selah melakukan kajian serupa disejumlah rumah sakit pemerintah. “Pemkab Sukoharjo tetap masih memberikan pelayanan kesehatan untuk warga miskin dalam program Jamkesda. Jadi kenaikan tarif ini sama sekali tidak berpengaruh pada warga miskin,” lanjutnya.

Data dari RSUD Ir Soekarno Sukoharjo kenaikan tarif seperti pada Poli Spesialis dari sebelumnya Rp 15.000 naik menjadi Rp 50.000, Poli Rekam Medik dari Rp 8.000 naik menjadi Rp 17.500, akomodasi kamar pasien kelas III Rp 27.000 perhari naik menjadi Rp 35.000 perhari, Kelas II dari Rp 36.000 perhari naik menjadi Rp 75.000 perhari, Kelas I dari Rp 72.000 perhari naik menjadi Rp 150.000 perhari, VIP dari Rp 144.000 perhari naik menjadi Rp 255.000 perhari, VVIP dari Rp 216.000 perhari naik menjadi Rp 350.000 perhari. (Mam)

Read previous post:
Juliyatmono Bagi-bagi Mobil Dinas

KARANGANYAR (MERAPI) - Bupati Karanganyar, Juliyatmono membagikan 10 buah mobil dinas anyar ke pejabat eselon III a di lingkungan Setda,

Close