PARAMETER KMS DIUBAH – Aspek Pendapatan Bakal Dinaikkan

PARAMETER KMS DIUBAH
PARAMETER KMS DIUBAH

UMBULHARJO (MERAPI) – Pembahasan perubahan parameter penilaian Kartu Menuju Sejahtera (KMS) ditargetkan segera diselesaikan. Pasalnya parameter baru tersebut rencananya digunakan untuk pendataan KMS tahun ini. Salah satu parameter KMS yang diubah adalah aspek pendapatan akan dinaikkan.

“Untuk parameternya tetap tujuh aspek penilaian yakni pendapatan dan aset, papan, pangan, sandang, kesehatan, pendidikan dan sosial. Tapi tiap aspeknya yang berubah misalnya dari aspek batas minimal pendapatan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Bejo Suwarno, Minggu (28/1).

Menurut Bejo, dari aspek batas minimal pendapatan parameter KMS akan dinaikkan menjadi Rp 400 ribu/orang/bulan dari sebelumnya Rp 300.000/orang/bulan. Kenaikan penilaian pendapatan parameter KMS itu mengacu parameter pendataan warga miskin yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Basis data tersebut digunakan oleh pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan program perlindungan sosial.

“Perubahan pendapatan ini juga menyesuaikan dengan kondisi saat ini sehingga datanya lebih riil,” ujarnya.

Aspek lainnya yang akan diubah terkait papan atau tempat tinggal. Dia menjelaskan aspek tempat tinggal akan lebih detil karena ada usulan melihat aset kepemilikan rumah dan tanah. Mengingat fakta di lapangan sebagian warga miskin ada yang sebatas menempati rumah tapi tidak memiliki aset tanah itu.

“Selama ini ada warga miskin yang rumahnya sewa maupun ngindung (numpang tinggal) di lahan orang, sehingga tidak memilik aset tanah. Itu belum diputuskan apakah akan melihat bangunan rumah saja atau juga melihat aset lahannya,” paparnya.

Dia menyampaikan selama ini parameter KMS dari aspek tempat tinggal hanya melihat kepemilikan bangunan rumah. Termasuk kondisi rumah misalnya rumah tidak berlantai ubin dan dinding tak diplester atau disemen. “Kriteria ini nanti akan dibahas bersama Komsisi D,” imbuh Bejo.

Pihaknya akan menyelesaikan pembahasan perubahan parameter KMS tersebut karena akan digunakan untuk pendataan tahun ini untuk penetapan penerima KMS 2019. Perubahan parameter itu harus ditetapkan oleh kepala daerah dulu sebelum digunakan untuk pendataan KMS. (Tri)

Read previous post:
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firman Subagiyo mengecek bibit padi
DESA PERLU MESIN GILING – Hasil Padi Masih Dinikmati Tengkulak

PATI (MERAPI) – Pendapatan petani padi masih rendah. Petani selalu menjual padinya ke tengkulak (penebas). Hal tersebut disebabkan belum tersedianya

Close