Medi-Call Hadir di Yogya, Panggil Dokter ke Rumah Makin Mudah

Suasana peluncuran aplikasi Medi-Call di Hi Lab Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (27/1).
Suasana peluncuran aplikasi Medi-Call di Hi Lab Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (27/1).

YOGYA (MERAPI) – Setelah diluncurkan di Jakarta dan Bali, aplikasi memanggil dokter dan tenaga medis lewat telepon pintar yang diberi nama Medi-Call kini hadir di Yogyakarta. Aplikasi Medi-Call memudahkan masyarakat menghubungi dokter untuk menangani kegawatdaruratan atau melakukan perawatan di rumah pasien yang bisa dihubungi 24 jam.

Sejauh ini Medi-Call berkerjasama dengan sekitar 256 orang dokter, 115 orang perawat, 270 apotek, 15 klinik kesehatan dan 6 labortorium. Medi-Call sudah melayani sekitar 1.500 pasien. “Mayoritas pasien yang mengakses aplikasi ini memiliki keluhan penyakit yang berhubungan dengan metabolisme, pencernaan dan infeksi,” kata CEO Medi-Call, dr M Chandra Wijanadi saat peluncuran Medi-Call di Hi-Lab Diagnostic Center Kotabaru Yogyakarta, Sabtu (27/1).

Menurutnya, sambutan masyarakat begitu besar terhadap aplikasi panggil dokter, perawat atau bidan ke rumah ini. Oleh sebab itulah, pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan serta membuka seluas-luasnya bagi dokter, perawat dan bidan untuk bergabung menjadi mitra Medi-Call. Adapun syarat bagi dokter menjadi mitra Medi-Call harus memiliki SIP dan STR, sementara perawat harus mempunyai surat izin praktik perawat (SIPP) , adapun bidan harus memiliki surat izin praktik bidan (SIPB).

“Untuk saat ini, dokter yang menangani adalah dokter umum. Namun ke depan kami berharap bisa menggandeng dokter spesialis,” sambung Komisaris PT Medika Nusantara Gumilang sekaligus Direktur Utama PT K24, dr Gideon Hartono.

Menurut Gideon, dokter, perawat dan bidan yang memiliki sisa waktu di luar pekerjaan utama, dapat mendarmabaktikan profesinya lewat Medi-Call. Pihaknya mentargetkan sebanyak 100 dokter umum dan 300 perawat di DIY bergabung lewat aplikasi yang bisa diunduh lewat plaform android maupun iOS.

“Sekarang memang belum bisa dikaver BPJS, namun sudah ada asuransi swasta yang bekerjasama dengan Medi-Call, sehingga sangat membantu pasien,” paparnya.

Berbeda dengan Jakarta dan Bali yang mematok Rp 200.000 perkunjungan dokter, untuk wilayah DIY dikenakan Rp 100 ribu perkunjungan dokter. Selama masa peluncuran ini, ada diskon hingga 50 persen. Tidak ada tambahan biaya jarak jika lokasi mitra dokter ke rumah pasien kurang dari 5 kilometer. Tambahan biaya jarak dikenakan Rp 10.000 perkilometer apabila melebihi 5 km, dengan batas kunjungan maksimal 18 km.

“Terdapat biaya tindakan yang bervariasi tergantung yang dilakukan dokter. Dokter juga dapat memberikan rujukan lanjutan ke rumah sakit jika diperlukan,” tambah COO Medi-Call, dr Budhi Riyanta.

Budhi melanjutkan, mitra dokter, perawat atau bidan nantinya memiliki catatan perjalanan yang mempengaruhi performa. Performa tersebut, ucapnya, sangat mempengaruhi komisi  yang didapatkan mitra tenaga kesehatan pada Medi-Call.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kota Yogyakarta Dr Wikan Indarto SPA berharap, dokter serta tenaga medis yang bergabung dalam Medi-Call dapat menjunjung tinggi etika profesi, menjaga mutu kinerja serta memahami aspek hukum saat menjalankan tugasnya. (Son) 

Read previous post:
Reka Ulang Pembunuhan Sopir Online, 2 Siswa SMK Terinspirasi Game Online
Reka Ulang Pembunuhan Sopir Online, 2 Siswa SMK Terinspirasi Game Online

SEMARANG (MERAPI) - Dua siswa SMK tersangka pembunuh sopir taksi online Dani Setiawan, menjalani 28 adegan saat melaksanakan reka ulang,

Close