PENGAKSES PSC 119 TINGGI, AMBULANS BAKAL DITAMBAH – Ratusan Telepon Iseng Masuk Layanan Darurat Kesehatan

Salah satu armada ambulans di PSC 119 yang disiagakan untuk melayani kegawatdarutan kesehatan dan kecelakaan di wilayah Kota Yogyakarta
Salah satu armada ambulans di PSC 119 yang disiagakan untuk melayani kegawatdarutan kesehatan dan kecelakaan di wilayah Kota Yogyakarta

SUDAH beberapa tahun ini kegawatdaruratan kesehatan dan kecelakaan di Kota Yogyakarta dimudahkan dengan layanan panggilan 24 jam Public Safety Centre (PSC) 119 yang dulunya dikenal Yogja Emergency Service (YES) 118. Panggilan akan ditindaklanjuti dengan kedatangan mobil ambulance dan tim medis. Namun siapa mengira, layanan itu disalahgunakan oleh orang-orang tak bertanggung jawab atau tidak tahu yang iseng melakukan panggilan. Dari ribuan panggilan telepon yang masuk selama setahun, ada ratusan panggilan iseng.

“Kalau dari jumlah total telepon yang masuk, masih banyak yang telepon iseng. Iseng mulai nanya kenapa listrik di rumah saya mati, nanya-nanya layanan di puskesmas di rumah sakit, tentang pemkot, dan masih banyak lainnya,” kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Okto Heru Santosa, Kamis (25/1).

Dia menyebut selama tahun 2017 jumlah kasus yang ditangani lewat PSC 119 Kota Yogyakarta dan direspon mencapai 954 kasus. Sedangkan jumlah telepon iseng mencapai 227 panggilan, salah sambung 161 panggilan. Selain itu ada panggilan yang biasanya kasus di luar wilayah kota atau kasus bukan kegawatdaruratan sehingga dialihkan ke PMI atau layanan ambulane lainnya.

Setiap ada panggilan ke PSC 119 dan YES 118 di (0274)118 dan 119, petugas akan menggali informasi dan konfirmasi kasus yang dilaporkan warga. Mulai dari lokasi sampai kondisi kegawatdarutan kesehatan yang dialami. Setelah itu petugas akan mendatangi lokasi dengan ambulans dan tim medis yang diperlukan.

“Kadang saat telepon masuk dan kasus terkonfimasi, tapi setelah ambulance diluncurkan ke TKP, ternyata nggak sabar nunggu. Jadi udah nyegat kendaraan lewat untuk dibawa ke rumah sakit. Ini yang kadang kita sayangkan. Sebab perlakuan yang salah pada korban bisa menambah cidera atau mengurangi persentase kesembuhan,” tuturnya.

Pihaknaya menyatakan selama ini berkomiteman respon waktu pelayanan PSC 119 kurang dari 15 menit. Namun diakuinya pelaksanaanya bervariasi karena tergantung dari kejelasan informasi yang diterima dari penelepon dan respon jejaring di PSC 119. Selain itu bila kondisi kejadian di pusat keramaian dan saat liburan. Pihaknya juga mengakui kadang respon layanan lambat karena teknis sarana telekomunikasi ada yang rusak dan peralihan ke teknologi telepon ke fiber optic.

“Begitu semua jalur telepon berganti menjadi fiber optik, ternyata beda dengan sebelumnya di mana kalau mati listrik line telp kabel masih nyala. Setelah fiberoptic ini, telepon kabel pun mati kalau pas giliran mati listrik Ini menjadi kesulitan kami. Meskipun kita punya dua jalur call center di lokal 0274420118 dan nomer integrasi 119. Tetep musuh-nya listrik,” terang Octo.

Markas utama layanan PSC 119 di Kompleks Balaikota tapi memiliki jaringan di 11 rumah sakit dan PMI. Bila TKP kasus berdekatan dengan lokasi jejaring maka dialihkan ke jejaring itu.

Sementara itu Sekretaris Dinkes Kota Yogyakarta Agus Sudrajat mengatakan pada tahun 2018 ini akan menambah 8 mobil ambulans. Satu ambulans gawat darurat dengan alakosi anggaran Rp 735 juta akan dimanfaatkan untuk PSC 119. Sedangkan 7 ambulans jenis ambulans transport dengan alokasi sekitar Rp 1,65 miliar untuk 7 puskemas yang belum memiliki ambulans.

“Yang mengakses layanan PSC 119 selama ini cukup tinggi. Selama ini sudah ada 2 ambulans tapi satu ambulans kurang layak. Ambulans gawat darurat dilengkapi alat pertolongan hidup yang lengkap seperti alat bantu pernafasan, pertolongan lebih lanjut serta peralatan untuk mendukung penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi ” pungkas Agus. (Tri)

Read previous post:
Kolonel Subandio kibarkan bendera start melepas prajurit laksanakan lari minggu militer
MEMELIHARA DAN PERTAHANKAN KEMAMPUAN FISIK – Korem Pamungkas Laksanakan Lari Minggu Militer

SEBANYAK 260 kekuatan prajurit Korem 072/Pamungkas, Kamis (25/1) melaksanakan program Minggu Militer pekan ke-IV Januari 2018. Minggu Militer merupakan program yang

Close