TABRAKAN MAUT DI KULONPROGO-Nenek dan Cucu Tewas Dihantam Pikup

Evakuasi korban kecelakaan yang menewaskkan nenek dan cucunya oleh petugas kepolisian dan PMI Kulonprogo.
Evakuasi korban kecelakaan yang menewaskkan nenek dan cucunya oleh petugas kepolisian dan PMI Kulonprogo.

PANJATAN (MERAPI)- Siti Mariyam (50) warga Dusun IV Desa Pleret, Panjatan, Kulonprogo dan dua cucunya, Neysia Vanda Sellysia (4) dan Rafif Arka Wirayudha (2)  mengalami kecelakaan di ruas Jalan Daendels Dusun II Desa Pleret saat hendak berwisata ke Pantai Bugel, Jumat (29/12).  Kejadian ini menewaskan Siti dan Neysia. Sementara Rafif, lolos dari maut.
Menurut keterangan, kemarin pagi sekitar pukul 05.00 WIB, Siti berniat pergi ke pantai untuk terapi udara pagi. Ia mengajak serta dua cucunya, Neysia dan Rafif. Ketiganya kemudian berboncengan menggunakan motor Honda Karisma dengan nomor polisi AB 3206 TC, melaju dari arah utara di ruas Jalan Daendels II. Sesampainya di persimpangan Desa Pleret, Siti hendak berbelok menuju ke barat. Namun diduga dia tidak memperhatikan situasi kendaraan di sekitarnya. Padahal dalam waktu yang bersamaan, melaju pula mobil pick-up Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi AD 1711 PQ dengan kecepatan tinggi. Mobil yang dikemudikan Fajar Dwi Purnomo (38) warga Girimarto, Wonogiri ini melaju dari arah timur ke barat, sehingga lajunya terpotong motor Siti.

Karena kencangnya laju mobil, tabrakan keras pun tak terhindarkan. Ketiga korban terpental dan terkapar di jalan raya. Siti dan Neysia meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka parah di kepala bagian belakang. Sementara Rafif terluka dan langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Wates.
Kapolsek Panjatan AKP Gunardi Tejamurti kepada wartawan usai olah TKP menyampaikan, korban diduga tidak melihat situasi jalan dan menyeberang begitu saja. “Motor terpental sejauh 30 meter karena hantamannya cukup keras,” katanya. (Unt)

 

Read previous post:
Kartun 28 Desember 2017

Close