Dinas Sosial Sleman Raih Penghargaan FDS

Sri Murni Rahayu bersama penerima penghargaan FDS daerah lain
Sri Murni Rahayu bersama penerima penghargaan FDS daerah lain

SLEMAN (MERAPI) –  Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan telah dilakukan  Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui berbagai program dan kegiatan berupa pemberdayaan untuk peningkatan pendapatan, perlindungan, penjaminan dan bantuan sosial, lewat berbagai sumber anggaran. Guna melengkapi program dan kegiatan tersebut, dalam Program Keluarga Harapan (PKH) juga dilaksanakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS).

Menurut Kepala Dinas Sosial Sleman Sri Murni Rahayu, FDS adalah upaya perubahan perilaku keluarga peserta PKH melalui pembekalan pengetahuan dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta PKH dan akhirnya mengembangkan perilaku yang positif pada keempat bidang tersebut.

“FDS PKH Kabupaten Sleman ternyata mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Republik Indonesia berupa penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten Lokasi Penyelenggara FDS PKH Terbaik,” kata Murni di kantornya, Jumat (22/12).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Appreciation Day PKH di Hotel Vasa, Surabaya pada 19 Desember 2017 dan diterima Sri Murni Rahayu mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pada tahun ini kegiatan FDS di Kabupaten Sleman telah didatangi berbagai pihak, antara lain Komisi VIII DPR RI yang melihat kegiatan FDS di Karangmojo, Kalasan. Perwakilan World Bank melihat FDS di Huntap Dongkelsari, Cangkringan, dan Studi Banding PPKH Sumbawa Barat di FDS Sanggrahan, Gamping.

Dijelaskan, materi FDS diberikan kepada peserta PKH oleh pendamping PKH dengan memanfaatkan pertemuan bulanan yang diselenggarakan secara rutin. Pertemuan kelompok dilakukan oleh 1 pendamping terhadap 15-20 rumah tangga anggota yang tinggal berdekatan. Waktu dan lokasi pertemuan disepakati antara pendamping dan peserta PKH, dengan prinsip tidak membebankan peserta.

Materi-materi dalam FDS untuk Sesi Kesehatan antara lain Gizi, pelayanan ibu hamil dan bersalin, pelayanan ibu nifas dan menyusui, perilaku hidup bersih dan sehat. Sesi Pendidikan meliputi menjadi orang tua hebat, memahami perlilaku dan belajar anak usia dini, meningkatkan perilaku baik anak, meningkatkan kemampuan bahasa anak.

Sedangkan Sesi Ekonomi diantaranya pengelolaan keuangan keluarga, tabungan dan kredit, usaha mikro kecil dan menengah. Sesi Perlindungan Anak yaitu perlindungan anak, hak anak termasuk anak berkebutuhan khusus, serta mencegah kekerasan dalam rumah tangga. (Awn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Sebuah truk berisi muatan kayu melintas di Jalur Cinomati yang menjadi salah satu jalan rawan kecelakaan
Bus Besar Diimbau Tak Naik Mangunan

BANTUL (MERAPI) -  Musim libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru 2018 dimulai Sabtu  (23/12) hari ini. Beberapa daerah wisata

Close