PELAKU NGAKU HENDAK TAWURAN-Dibuntuti Polisi, Cah Klitih Tertangkap

Dua tersangka klitih beserta barang buktinya diamankan di Polda DIY.
Dua tersangka klitih beserta barang buktinya diamankan di Polda DIY.

DEPOK (MERAPI)-Dua orang cah klitih, WA (19) dan TM (17) yang berstatus pelajar, keduanya warga Kotagede, Yogya, diringkus petugas Polda DIY lantaran kepergok membawa pedang dan golok di kawasan Tugu Pal Putih Yogya, Kamis (21/12). Keduanya mengaku terus-terang jika senjata tajam itu hendak digunakan untuk membacok.
Polisi mengamankan keduanya setelah menguntit dari sekitar Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogya hingga Tugu Pal Putih. Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sebilah golok, pedang sepanjang 1 meter, helm dan sepada motor Kawasaksi KLX nopol AB 5768 L.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo kepada wartawan kemarin mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku klitih dilakukan polisi setelah pihaknya mendapat laporan masyarakat adanya kasus penganiayaan tanpa sebab yang dilakukan cah klitih. Dua orang dilaporkan dibacok di sekitar Jalan AM Sangaji, Yogya.
“Kita mendapatkan informasi warga yang menjadi korban penganiayaan oleh cah klitih. Untuk itu kita lakukan penyelidikan dan akhirnya melakukan penindakan dengan memberantas aksi klitih,” ujar Kombes Pol Hadi Utomo.
Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan, pada Kamis dinihari, petugas gabungan dari Polda DIY dan Polresta Yogya melakukan patroli untuk mendeteksi cah klitih. Sampai di sekitaran kampus UIN Sunan Kalijaga, petugas mencurigai 2 orang remaja yang mengendarai motor trail. Polisi kemudian berinisiatif membuntuti keduanya. Sesampainya di sekitar Tugu Pal Putih sekira pukul 02.30 WIB, polisi menghentikan mereka. Saat digeledah, kedua tersangka diketahui membawa pedang dan golok.

“Mereka berkeliaran membawa pedang dan terang-terangan mengatakan senjata ini untuk tawuran,” katanya. Kedua pelaku kemudian diamankan ke Mapolda DIY untuk diperiksa. Menurut Kombes Hadi, untuk pengembangan kasus ini, pihak Dirreskrimum Polda DIY akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami apakah kedua pelaku sudah pernah melakukan kekerasan di jalanan, termasuk membacok dua orang di Jalan AM Sangaji. “Untuk sementara mereka kita amankan karena kasus membawa senjata tajam,” tuturnya.
Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengambangkan kasus-kasus klitih yang terjadi. Kombes Hadi mengatakan jika pihaknya akan terus melakukan aksi serupa agar aksi klitih di Yogya bisa diberantas.(Shn/Riz)

 

Read previous post:
Ilustrasi Mendapat Titipan Bayi
Mendapat Titipan Bayi

PAGI itu cuaca sangat dingin hingga ke tulang. Meski demikian, Ratmi (bukan nama sebenarnya) tetap menjalankan kebiasaannya menyapu dan membersihkan

Close