Verifikasi Faktual Sasar Partai Anyar

Jajaran KPU Yogyakarta saat melakukan verifikasi faktual dokumen dan kepengurusan di kantor sektretariat DPD Perindo Yogya
Jajaran KPU Yogyakarta saat melakukan verifikasi faktual dokumen dan kepengurusan di kantor sektretariat DPD Perindo Yogya

UMBULHARJO (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yogyakarta melakukan verifikasi faktual dua partai politik calon peserta Pemilu 2019. Verifikasi faktual tersebut hanya dilakukan pada parpol baru yakni Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sedangkan parpol lama yang telah lolos verifikasi adminstrasi tidak diverifikasi faktual.

“Kami mengacu pada peraturan yang berlaku, sehingga verifikasi faktual hanya partai politik baru. Parpol lama tidak diverifikasi  faktual,” kata Komisioner KPU Yogyakarta, Sri Surani, usai verifikasi faktual di Kantor DPD Perindo di Jalan Ipda Tut Harsono, Rabu (20/12).

Dia mengakui saat ini peraturan terkait verifikasi parpol tengah diperkarakan di Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara itu terutama soal permohonan parpol lama agar diverifikasi faktual. Ditegaskan selain Undang Undang Pemilu, verifikasi faktual pada parpol baru juga mengacu pada Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2017.

“Putusan MK memang belum keluar. Kalau nanti berubah aturannya kami tunggu surat keputusan lebih lanjut dari KPU RI. Sementara kita pakai peraturan yang masih berlaku,” ujarnya.

Verifikasi faktual parpol dilakukan KPU Yogyakarta dengan mendatangi kantor kesekretariatan parpol tingkat kota. Dia menjelaskan verifikasi faktual itu berupa pemeriksaan dokumen, kesekretariatan, keterwakilan perempuan 30 persen dalam kepengurusan dan keanggotaan.

“Kami cocokkan data dengan di Sipol dan cek surat keterangan dari kecamatan dan lurah terkait izin kantor parpol. Sejauh ini tidak ada kendala. Dari partai juga sudah menyiapkan data-datanya,” terang Rani.

Namun verifikasi faktual keanggotaan parpol rencananya baru dimulai Kamis (21/12) oleh petugas verifikator. Dia menyatakan dalam veifikasi faktual akan diambil 10 sampel kenggotaan untuk dicek di lapangan. Untuk Perindo ada 93 orang keanggotaan parpol yang harus diverifikasi faktual dan PSI ada 44 orang keanggotaan. Tahapan verifikasi faktual sampai 4 Januari 2018.

“Hari ini kami baru urus izin ferifikasi faktual di tiap kemacatan. Rencananya verifikasi faktual keangotaan dilakukan besok (hari ini),” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPD Perindo Kota Yogyakarta Wigit Adi Sasongko menyatakan optimis parpolnya akan lolos verifikasi faktual dan peserta pemilu 2019. Pihaknya mengakui sempat ada kesalahan teknis dalam nomor anggota parpol. Tapi langsung bisa diperbaiki agar sesuai data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Hasil verifikasi sesuai dan tidak ada kekurangan. KPU juga memberikan kesempatan perbaikan. Tinggal nunggu hasil verifikasi faktual keanggotaan. Kami optimis lolos,” tambah Adi. (Tri)

Read previous post:
Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi pimpin tim gabungan sidak harga dan stok barang kebutuhan pokok di Pasar Ir Soekarno
PANTAU KEBUTUHAN POKOK – Kapolres Sukoharjo Pimpin Tim Gabungan Sidak Pasar

SUKOHARJO (MERAPI) - Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi pimpin tim gabungan inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok barang kebutuhan pokok

Close