BI OPTIMIS PEREKONOMIAN 2018 TUMBUH – DIY Masih Andalkan Sektor Pariwisata

Pemaparan para narasumber dalam seminar Memperkuat Momentum, Mewujudkan Ekonomi DIY yang Inklusif
Pemaparan para narasumber dalam seminar Memperkuat Momentum, Mewujudkan Ekonomi DIY yang Inklusif

YOGYA (MERAPI) -Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mampu tumbuh 5,41 persen pada triwulan III tahun 2017 atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,06 persen. Sektor pariwisata masih menjadi motor penggerak utama perekonomian DIY.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) wilayah DIY Budi Hanoto dalam pertemuan tahunan BI sekaligus seminar nasional Memperkuat Momentum, Mewujudkan Ekonomi DIY yang Inklusif di Ruang Seminar STIE YKPN, Yogyakarta, Kamis (14/12).

Budi memaparkan, kondisi perekonomian DIY tahun 2018 mendatang masih dalam kondisi stabil serta terus bertumbuh. Sektor pariwisata masih menjadi andalan DIY dalam menjaga perekonomian. Menurutnya, kontribusi total yang diberikan sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi DIY mencapai 55 persen. Jumlah tersebut tidak hanya dari sektor pariwasata semata, namun lebih dari efek pariwisata terhadap sektor lainnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor pariwisata menyerap tenaga kerja lebih dari 50 persen dari jumlah tenaga kerja yang tersebar di berbagai lapangan usaha, seperti perdagangan, hotel dan restoran, transportasi dan komunikasi serta industri pengolahan maupun konstruksi. Kunci menghapus kemiskinan di DIY adalah terus memberdayakan para pelaku UMKM. Selain jumlahnya yang besar, sektor UMKM juga menjadi tulang punggung perekonomian DIY, jelasnya yang sangat optimis perekonomian DIY 2018 mendatang akan terus tumbuh.

Sekretaris Daerah DIY, Gatot Saptadi mengatakan, semangat kerakyatan, kreatif dan inovatif merupakan misi pemerintah DIY dalam meningkatkan perekonomian DIY lima tahun ke depan. Sektor pariwisata masih menjadi garapan utama pemerintah DIY. Menurutnya, misi tersebut diharapkan menjadikan masyarakat sebagai subyek atau pelaku aktif dalam pembangunan daerah. Lebih dari itu, diharapkan kebijakan tersebut dapat mengurangi kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pendapatan antar daerah serta meningkatkan daya saing. (C-2)

Read previous post:
Lidah buaya jenis Kalimantan mempunyai banyak manfaat kesehatan
Lidah Buaya Lawan Radang Tenggorokan

KHASIAT tanaman  lidah buaya dan sering disebut aloe vera sudah cukup memasyarakat. Bukan hal aneh, jika akhirnya dijadikan salah satu

Close