PENYEBAB TEWAS MISTERIUS – Penambang Pasir Nemu Mayat di Tepi Sungai

Bocah Tenggelam di Magelang

CANGKRINGAN (MERAPI) – Seorang penambang pasir, Murdiwanto (30) dikagetkan sesosok mayat di pinggir Kali Kuning di Dusun Kedung, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Jumat (8/12) pagi. Setelah dicek, mayat itu diketahui bernama Sri Juwarno (44) warga Kepuharjo, Cangkringan. Polisi belum memastikan penyebab korban tewas, karena masih menunggu hasil visum.

Kapolsek Cangkringan AKP Sutarman kepada wartawan kemarin mengatakan, penemuan berawal ketika Murdiwanto sedang dalam perjalanan menambang pasir pukul 06.30 WIB. Sesampainya di tepi Kali Kuning Dusun Kedungorang, dia melihat sesosok pria tiduran di jalan masuk ke arah sungai. Di sisi pria itu, terdapat motor matik.

Saksi kemudian berusaha menyapanya, namun tak ada jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mendekati orang itu. Setelah dekati, ternyata tubuh yang terbaring itu adalah mayat seorang pria. Selanjutnya temuan itu dilaporkan ke Polsek Cangkringan.

“Yang menemukan itu penambang pasir saat akan mencari pasir. Saat ditemukan, korban terbaring di jalan menuju sungai dekat dengan motornya,” ujar Sutarman.

Sutarman mengatakan, penyebab meninggalnya korban masih menunggu hasil visum pihak rumah sakit. “Sejauh ini belum dapat dipastikan penyebab meninggalnya korban. Karena saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban,” imbuhnya.

Di Kota Yogya, warga Miliran, Umbulharjo, Yogya, geger menyusul ditemukannya mayat mahasiswa membusuk di dalam kamar kosnya, Jumat (8/12) pagi. Korban adalah Wahyu Afrikianto (19) asal Serang Banten. Dia diduga meninggal dunia sejak 2 hari lalu karena sakit.

“Dari pemeriksaan medis, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Kuat dugaan korban meninggal karena sakit,” kata Kapolsek Umbulharjo Yogya Kompol Sutikno.

Dijelaskan, penemuan mayat berawal dari kecurigaan warga di sekitar TKP karena mencium bau bangkai. Selain itu, banyak lalat yang keluar dari lubang ventilasi kamar kos korban.

“Warga curiga dengan bau busuk dan lalat dari kamar korban. Lalu saksi membuka pintu tapi terkunci. Saksi lantas membuka jendela samping kamar kos dan mendapati korban sudah meninggal dunia,” jelas Kompol Sutikno.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Tak berselang lama, aparat Posek Umbulharjo Yogya tiba di TKP, disusul tim identifikasi Polresta Yogya serta tim medis. Petugas langsung melakukan olah TKP. Hasilnya tidak ditemukan hal yang janggal. Setelah polisi selesai melakukan identifikasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. (Shn/Riz)

Read previous post:
ilustrasi
SATU KORBAN HANYUT KALI PPOGO MASIH DICARI – Bocah Tenggelam di Magelang Ditemukan di Bantul

LENDAH (MERAPI)- Satu dari dua murid SD yang hilang setelah tenggelam di Sungai Progo, Magelang, ditemukan tewas di Desa Sendangsari,

Close