Kota Yogya Kaji Regulasi Makam Susun

Ilustrasi Kota Yogya Kaji Regulasi Makam Susun
Ilustrasi Kota Yogya Kaji Regulasi Makam Susun

UMBULHARJO (MERAPI) – Optimalisasi lahan pemakaman di Kota Yogyakarta dengan sistem makam susun masih dikaji. Makam susun menjadi salah satu upaya untuk mengatasi keterbatasan lahan pemakaman yang ada. Penerapan makam susun itu perlu payung hukum.

“Makam yang sudah tidak dimiliki dengan indiktor tak terawat dan tidak pernah ditengok (ahli waris), kalau bisa dibuat dengan model susun. Untuk model makam susun ini perlu diwadahi dengan peraturan daerah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pemerintah Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta, Edy Muhammad, Kamis (7/12).

Menurutnya selama ini model makam susun sudah diterapkan di Kota Yogyakarta, tapi dalam satu keluarga. Misalnya ada seorang nenek meninggal dimakamkam di lahan makam milik pemerintah, lalu keturunannya meninggal dapat menempati lahan bekas makam nenek itu. Namun hal itu jika keluarga menghendaki dan menyetujui.

“Selama ini makam susun keluarga itu yang memungkinkan. Kalau makam susun dari orang (keluarga) lain belum ada,” ujarnya.

Pemakaman di Kota Yogyakarta diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 1996. Untuk mendukung optimalisasi lahan makam itu Pemkot Yogyakarta mengajukan revisi perda makam dan sudah disetujui masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah 2018 berupa Raperda Penyelenggaraan Pemakaman.

Menurutnya dalam pembahasan raperda tersebut akan memasukkan rencana penambahan lahan makam di luar Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi jika lahan makam di Kota Yogyakarta yang tidak lagi mencukupi. Salah satunya dengan pengajuan penggunaan lahan milik Kraton Yogyakarta untuk lahan pemakaman.

“Kalau dari optimalisasi dan penataan lahan makam masih tidak mencukupi maka perlu penambahan lahan makam di luar kota dengan berkoordinasi ke kraton,” imbuh Edy.

Saat ini ada 4 makam milik Pemkot Yogyakarta yakni Makam Pracimoloyo Pakuncen di Wirobrajan, Makam Sasonoloyo di Mergangsan, Makam Sariloyo di Mantrijeron dan Makam Utaraloyo Tegalrejo. Sedangkan di luar itu adalah makam-makam kampung yang dikelola masyarakat. (*)

Read previous post:
Temu media dalam persiapan HUT ke-21 BNI Life yang dipusatkan di Yogyakarta.
BNI Life Bidik Kalangan Milenial

YOGYA (MERAPI) – Perusahaan asuransi BNI Life membidik segmen milenial yang memiliki populasi besar dan cenderung melek digital. Kesadaran kalangan

Close