Gedung Dakwah Nogotirto Diresmikan

Ketua Umum PP Muhammadiyah saat penandatanganan prasasti peresmian GDN
Ketua Umum PP Muhammadiyah saat penandatanganan prasasti peresmian GDN

KETUA Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Haedar Nashir MSi meresmikan Gedung Dakwah Nogotirto (GDN) di Jalan Nogotirto Gamping Sleman, Minggu (26/11). Peresmian gedung milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Nogotirto ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, H Haedar mengungkapkan, gedung dua lantai tersebut meski kecil, namun tampak cantik dan megah. Pembangunan gedung seperti ini termasuk cerminan dari semangat ataupun rasa optimis segenap pengurus PRM Nogotirto agar bisa terus lebih maju.  Adapun kekurangan yang masih ada, misalnya perangkat komputer dan inventaris lainnya bisa segera terwujud secara bertahap.

“Agar bisa memperoleh kemajuan memang butuh terobosan-terobosan, biasanya akan merasa berat kalau sendiri, sehingga penting untuk bersinergi dengan berbagai pihak. Bahkan andil dari negara atau pemerintah juga sangat diperlukan,” tutur Haedar.

Dalam kesempatan ini tampak hadir dan memberi sambutan, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY H Gita Danu Pranata SE MM. Bahkan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga warga Nogotirto, Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif berkenan memberikan sambutan, namun cukup singkat antara lain merasa ikut bahagia PRM Nogotirto berhasil membangun gedung dakwah. Syafii pun berharap, agar negara ini kedepannya bisa semakin maju, aman, adil serta persaudaraan selalu terjaga.

Ketua PRM Nogotirto, Drs Heru Prasetya menjelaskan, pembangunan GDN termasuk bagian dari melanjutkan cita-cita KH Ahmad Dahlan dalam memajukan masyarakat sekitar, baik dalam hal kehidupan beragama, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan hubungan sosial kemasyarakatan.  GDN dapat dijadikan sebagai sentral kegiatan umat. Pendiriannya di atas tanah wakaf dari Trisno Pawiro (alm.) seluas 123 meterpersegi.

“Pembangunan gedung sudah dimulai sejak Juni 2016 lalu. Dana yang terserap sudah lebih dari Rp 370.000.000 berasal dari swadaya jemaah,” ungkap Heru. (Yan)

Read previous post:
Murai batu AB Satoe mampu mengumpulkan nilai terbanyak
Murai ‘AB Satoe’ Tak Terkalahkan

BURUNG berkicau atau ocehan jenis murai batu masih termasuk burung favorit. Setiap kali digeber lomba ocehan, pemilik murai antusias menggantang,

Close