PMI Sleman Beri Penghargaan

PMI Sleman Beri Penghargaan
PMI Sleman Beri Penghargaan

SLEMAN (MERAPI) – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Sleman memberi penghargaan kepada relawan meliputi tenaga suka rela 6 orang, korp suka rela 4 orang. Serta pendonor darah suka rela sebanyak 25 kali yakni Eko Setiawan dan Furi Fatmasari. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT PMI ke-72.

Pemberian penghargaan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman Senin (20/11) malam. Diserahkan pula hadiah kepada pemenang lomba paduan suara.

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sleman Sri Purnomo, Wakil Bupati Sri Muslimatun serta beberapa pejabat di lingkungan Kabupaten Sleman.

Ketua PMI cabang Sleman Sunartono,  menyampaikan, hingga sat ini pelayanan PMI Sleman sudah masuk pada tahap peningkatan kualitas. Yaitu mulai dari penyusunan SOP sampai audit ekternal.

Meskipun PMI merupakan lembaga non komersial namun pihaknya berusaha untuk mempertanggung jawabkan dana dari masyarakat yang dikelola PMI Sleman. Berdasarkan hasil audit, PMI Sleman meraih predikat opini wajar tanpa pengecualilan. Begitu pula pelayanan yang dulu terbatas siang hari, tetapi selama dua tahun terakhir PMI Sleman melayani 24 jam baik kebencanaan, mobil ambulans maupun pelayanan darah.

Dijelaskan, masyarakat harus membayar apabila membutuhkan darah di rumah sakit sementara darah diambil gratis dari masyarakat. Hal ini mengingat dalam darah ada sel hidup yang mempunyai spesifikasi sendiri sehingga perlu biaya dari pengolahan darah agar aman.

ôMulai dari screening untuk mengetahui darah sehat bebas dari penyakit serta diolah sesuai kebutuhan pasien. Proses inilah yang perlu waktu dan biaya. Untuk itu bulan dana PMI diperlukan untuk operasional pengolahan darah dan digunakan sebagai pelayanan kebencanaan dan ambulans gratis.

Sri Purnomo dalam sambutannyaá mengucapkan terimaákasih kepadaápara pendonoráyang secara suka rela menyumbangkan darah, serta para relawan telah mendedikasikan diri untuk kegiatan kemanusiaan dalam organisasi sosial PMI Kabupaten Sleman.áPendonor dan relawan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkanánilai-nilai kemanusiaan danásolidaritas sosial kemasyarakatan tanpa memandangágolongan,áras, suku ataupun agama tertentu..

Ditambahkan, keberadaan dan eksistensiáPMIáperluádijaga serta dukungan bersama karena kegiatan-kegiatanáPMI merupakan implementasi rasa kesetiakawanan sosial yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang sangat luhur perlu terus dikembangkanáagar tetapámelekat pada pribadi masyarakat, sebagai cerminan bangsa yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa manapun,ö pungkasnya. (Awn)

Read previous post:
Pemain JIBA, Candra Wisnu (kanan) berusaha melewati pemain Guntur, Endra Catur
KOMPETISI PSSI BANTUL – Guntur Ungguli JIBA

BANTUL (MERAPI) - Kemenangan berhasil diperoleh PS Guntur dalam lanjutan Divisi Utama Pool B Kompetisi PSSI Bantul 2017. Raihan tiga

Close