HUT KE-72 BRIMOB, Kapolda Ingatkan Ancaman Terorisme

Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (memakai syal), joget Maumere dalam HUT ke-72 Brimob
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (memakai syal), joget Maumere dalam HUT ke-72 Brimob

GONDOKUSUMAN (MERAPI) – Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri berjoget Maumere dalam HUT ke-72 Brimob di halaman Brimob Polda DIY, Selasa (14/11) pagi. Kapolda berbaur bersama anggota, bhayangkari serta pejabat utama serta tamu undangan.

Dalam momen tersebut, Kapolda terlihat enjoy dan bersemangat. Meski demikian, Kapolda mengingatkan personel Brimob agar selalu siap menghadapi tantangan berintensitas tinggi seperti terorisme maupun kelompok kriminal bersenjata.

“Brimob harus siap kapan pun mengatasi kejahatan berintensitas tinggi. Semakin bertambah usia, harus semakin profesional,” kata Kapolda.

HUT ke-72 Brimob mengangkat tema ‘Dengan Semangat Sinergitas, Korps Brimob Polri Mewujudkan Promoter  untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat’. Tema ini berarti Brimob harus berkomitmen mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya.

Di DIY jumlah personel Brimob masih kurang. Idealnya, jumlah personel Brimob DIY mencapai 1.200 orang. Namun saat ini Polda DIY hanya memiliki 800-an personel. Meski demikian, jumlah tersebut sudah cukup mengcover secara keseluruhan.

“Tantangan DIY tidak sama dengan wilayah lain. Jumlah personel tersebut sudah dapat mengcover. Cukup lah,” terang orang nomor satu di Polda DIY.

Terkait penyerangan di Polres Dharmasraya, Kapolda DIY telah memerintahkan seluruh markas untuk siaga. Selain itu, anggota di lapangan juga harus menerapkan buddy system.

“Selain mengamankan masyarakat, pengamanan markas, buddy system harus menjadi prioritas. Keselamatan jiwa harus diperhatikan,” tegasnya.

Dalam upacara HUT ke-72 Brimob di halaman Mako Brimob DIY, personel Brimob unjuk kebolehan bela diri. Personel Brimob juga menampilkan joget Maumere dengan senjata lengkap. Ibu-ibu bhayangkari tak ketinggalan dalam joget ini. (Riz)

 

Read previous post:
Kedua tersangka pembacokan usai diperiksa di Polsek Banguntapan Bantul
Ayah Kaget Anaknya Jadi Cah Klitih

BANGUNTAPAN (MERAPI) - Dua orang siswa SMA swasta di Bantul, masing-masing Gl (18) dan Yn (17), keduanya warga Imogiri, Bantul

Close